Ini Kata Tetua Adat Badui tentang Kerusakan Alam dan Lingkungan

Sabtu, 03 Mei 2025, 09:16 WIB

LEBAK - Tetua adat Badui Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra menegaskan masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, konsisten menjaga alam dan lingkungan untuk mencegah bencana yang bisa mengakibatkan banyak korban jiwa.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan seluruh umat manusia dengan menjaga alam dan lingkungan agar kawasan gunung dan hutan di sini tidak terjadi kerusakan," kata Saidi Putra saat perayaan Seba di Pendopo Pemkab Lebak, Jumat (2/5).

Ket. Foto: Tetua adat Badui Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra — Sumber: ANTARA

Kawasan hutan di Badui hingga kini tidak mengalami kerusakan, karena dilakukan penjagaan ketat dari masyarakat adat, terlebih menjadi daerah kawasan hulu di Provinsi Banten, sehingga perlu dilakukan penjagaan secara berkelanjutan.

Sebab, kata dia, jika kawasan hutan Badui yang terdapat hutan lindung itu terjadi kerusakan akibat penebangan pohon maupun eksploitasi pertambangan, bisa menimbulkan bencana banjir, longsor, dan pergerakan tanah, serta kekeringan di wilayah Banten.

Oleh karena itu masyarakat Badui yang berpenduduk 16.000 jiwa dan lebih tersebar di 68 pemukiman, hingga kini konsisten menjaga alam dan lingkungan agar gunung-gunung serta hutan di kawasan pemukiman adat tetap lestari juga hijau.

"Kami bersyukur kawasan hutan di pemukiman Badui tetap lestari dan hijau, serta memberikan manfaat cukup besar bagi kelangsungan hidup manusia," katanya.

Menurut dia, masyarakat Badui terus mengawasi alam dan lingkungan agar tidak terjadi kerusakan, karena pengalaman tahun-tahun lalu pernah terjadi kerusakan hutan di kawasan Badui akibat eksploitasi pertambangan emas tanpa izin hingga penebangan liar.

Namun kini kawasan Badui semakin baik juga hijau dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Masyarakat Badui mengapresiasi keseriusan penegak hukum untuk melakukan pemberantasan terhadap pelaku kerusakan hutan.

"Kami berkoordinasi dengan aparat penegak hukum jika ditemukan pelaku perusak alam untuk diproses secara hukum," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Kanekes Jaro Oom mengatakan masyarakat Badui sangat konsisten menjaga pelestarian alam dan lingkungan di kawasan hutan lindung.

Bahkan warga Badui melakukan gerakan penghijauan penanaman jenis tanaman keras kayu-kayuan dan aneka buah-buahan.

Gerakan penghijauan dan pelestarian alam dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat Badui juga mencegah malapetaka bencana alam.

Selama ini, kata dia, kawasan pemukiman hak ulayat Badui seluas 5.101,85 hektare sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 32 Tahun 2001 hingga kini tetap terjaga dengan baik.

"Kami sebagai warga adat Badui menjaga kelestarian hutan dan lahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.