Hebat, Jatim Terima dan Teken 17 Masukan
Jumat, 02 Mei 2025, 14:18 WIBSURABAYA â Sukses besar tampaknya diraih para buruh Jawa Timur karena semua 17 tuntutan mereka diterima, disepakati, dan malahan langsung diteken Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah menyatakan telah menyepakati dan menandatangani 17 tuntutan buruh saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 yang dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Kamis.
"Terima kasih atas rekomendasi dan aspirasi. Seluruh 17 aspirasi ini sudah saya tanda tangani bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, disaksikan perwakilan serikat buruh," kata Khofifah di hadapan ribuan buruh dari berbagai elemen se-Jawa Timur.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa rekomendasi yang disepakati akan ditelaah lebih lanjut untuk kemudian diajukan ke Presiden Prabowo Subianto dan DPR.
Beberapa poin dari 17 rekomendasi tersebut antara lain usulan pembuatan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi. Pengkajian ulang Peraturan Menteri Keuangan terkait penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi 10 juta.
Tuntutan lainnya mencakup pembebasan PPh 21 bagi buruh perempuan yang menjadi kepala keluarga, penyediaan rumah bersubsidi untuk buruh, serta pengusulan Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan Nasional.
Sebagai bentuk perhatian kepada buruh, Gubernur Khofifah juga mengumumkan program pelatihan dan sertifikasi bagi 10.000 pekerja, khususnya yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Anggarannya ada dan programnya tersedia. Ini untuk memastikan peningkatan keterampilan agar para pekerja dapat mengakses pasar kerja yang lebih baik," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Jatim juga menyiapkan beasiswa bagi 10 siswa di setiap SMA dan SMK swasta di Jawa Timur. Total terdapat 30.000 siswa penerima beasiswa melalui Program Paket Pendidikan Pemprov Jatim dalam rangka Hari Pendidikan Nasional.
Peringatan May Day tahun ini juga ditandai dengan pemberian santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris peserta, masing-masing Hefriyanti, Sukesi, dan Nur Afifah, dengan total nilai mencapai lebih dari 867 juta.
Sementara itu, Ketua FSPSI Jatim Ahmad Fauzi menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jatim atas disetujuinya 17 tuntutan buruh.
"Terima kasih juga kepada seluruh buruh yang mengikuti long march dan orasi dengan damai. Keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas di Jawa Timur," ucapnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Kebakaran Gunung Semeru Akhirnya Padam, Area Terdampak Capai 3.000 Hektare
-
Wajah Ikonis Kota Bandung Tercoreng, Kolong Jembatan Pasupati Penuh Sampah Menumpuk
-
Pasar Murah Jatim Tembus 95 Kali, Khofifah Fokus Dekatkan Pangan Terjangkau ke Warga
-
Hari Jadi Ke-81 Ditandai dengan Semangat Pembangunan Berkelanjutan di Jatim
-
Tak Semua Wilayah Cuaca Cerah! BMKG Ungkap Sejumlah Kota yang Berpotensi Hujan Kamis Ini
-
Bukan Sekedar Nostalgia, Avengers: Endgame Encore: Trailer Baru, Easter Egg dan Alasan Marvel Rilis Kembali Endgame
-
Bahas Kerja Sama dan Perdamaian, Gubernur Khofifah Sambut Kunjungan Tiga Tokoh Palestina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.