Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama Januari-April 2025, KAI Daop Jakarta 1 Tutup 12 Perlintasan Liar

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 20:17 WIB | Oleh:
Selama Januari-April 2025, KAI Daop Jakarta 1 Tutup 12 Perlintasan Liar Doc: ANTARA/PT KAI Daop 1 Jakarta
Ket. Penutupan perlintasan liar di KM 48+9, petak jalan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/4).

JAKARTA - PT KAI Daop 1 Jakarta sudah menutup 12 titik perlintasan liar dan menyempitkan dua titik perlintasan sejak Januari hingga April 2025 sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di perlintasan sebidang.

"Dari 40 titik perlintasan yang akan ditutup pada 2025, baru sebanyak 12 titik atau 35 persen perlintasan yang telah ditutup," kata Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (1/5).

Penutupan terbaru dilakukan di KM 48+9, petak jalan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Penutupan perlintasan liar dilakukan pada Rabu (30/4) bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Jakarta dan unsur kewilayahan.

Kegiatan penutupan ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi di perlintasan sebidang, khususnya yang tidak resmi atau tidak dijaga.

Ixfan mencatat hingga Rabu (30/4), terdapat 75 kejadian kereta api tertemper (tertabrak), baik dengan kendaraan bermotor, pejalan kaki, maupun hewan.

Dari total 75 kejadian tersebut, 55 di antaranya terjadi sepanjang triwulan pertama tahun ini.

"Rinciannya Januari 10 kejadian, Februari 23 kejadian, dan Maret 22 kejadian. Sementara itu, pada April tercatat telah terjadi 20 kejadian,” kata Ixfan.

Dengan semakin meningkatnya frekuensi perjalanan KA berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, dia mengingatkan keselamatan di perlintasan sebidang menjadi tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti saat sinyal berbunyi, palang pintu tertutup, atau terdapat isyarat lain bahwa KA akan melintas. Tengok kanan dan kiri sebelum menyeberang, serta utamakan perjalanan kereta api,” ujar Ixfan.

Kemudian, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat di perlintasan sebidang, dia juga mengimbau para pengguna jalan maupun pejalan kaki agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi seluruh rambu serta sinyal yang ada demi keselamatan bersama. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.