Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Pelajar Bersihkan Sampah Plastik di Teluk Kendari

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 16:16 WIB | Oleh:
Ratusan Pelajar Bersihkan Sampah Plastik di Teluk Kendari Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Pemkot Kendari menggunakan perahu saat membersihkan sampah di Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/5).

KENDARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama ratusan pelajar dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membersihkan sampah plastik di sekitar kawasan pesisir Teluk Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wakil Wali Kota Kendari Sudirman saat ditemui di Kendari, Kamis (1/5), mengatakan bahwa aksi bersih-bersih tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-194 Kota Kendari.

Ia menyampaikan bahwa aksi membersihkan sampah ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan wisata teluk di Kota Kendari.

"Seperti kita ketahui pada hari-hari belakangan ini sampah banyak sekali, apalagi sampah plastik itu sampai ke pantai hingga laut," kata Sudirman.

Dalam membersihkan sampah di pantai dan di laut tersebut pihaknya melibatkan seluruh Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah di Kota Kendari, serta mahasiswa dan pelajar.

"Di daerah sekitar teluk itu lebih dari satu truk sampah plastik yang kita muat, dan ini juga edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, pantai, dan laut," ujarnya.

Ia menjelaskan Pemkot Kendari berkomitmen membersihkan sampah-sampah itu dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan Kota Kendari.

"Insya Allah, kalau kita lihat ini efektif dan akan terus kita lanjutkan, apakah setiap bulan atau setiap enam bulan sekali," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga lingkungan dan keindahan Kota Kendari guna mencegah banjir di wilayah tersebut. Kota Kendari selama ini menjadi langganan banjir.

Sudirman juga mengajak masyarakat di wilayah itu agar menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sungai yang menyebabkan sampah tersebut tertumpuk di pinggir Teluk Kendari. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.