Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Pontianak Memasukkan Naik Dango ke Dalam Kalender Wisata

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Pontianak Memasukkan Naik Dango ke Dalam Kalender Wisata Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan Naik Dango di Kota Pontianak.

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak secara resmi menetapkan perhelatan adat dan budaya Naik Dango sebagai bagian dari kalender pariwisata tahunan.

"Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Dayak sekaligus upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal," ujar Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal Almutahar, saat menutup rangkaian Naik Dango II di Rumah Adat Radakng, Kamis (01/5).

Ia menyebut Naik Dango telah membuktikan diri sebagai magnet budaya yang mampu menarik perhatian masyarakat luas. Karena itu, pemkot akan memasukkannya dalam kalender wisata tahunan Kota Pontianak.

Ajang Naik Dango II digelar sejak 25 April 2025 dan resmi ditutup pada 30 April dengan pesta kembang api, doa adat, serta penampilan seni dari artis Dayak yang disaksikan ribuan pengunjung.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti warga Dayak, tetapi juga masyarakat dari berbagai latar belakang etnis di Pontianak dan daerah sekitarnya seperti Kubu Raya dan Mempawah.

Menurut Rizal, penyelenggaraan Naik Dango tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga memiliki daya tarik wisata yang potensial untuk dikembangkan lebih luas. Pihaknya akan menyusun strategi penguatan, termasuk promosi lintas daerah dan peningkatan peran UMKM dalam pelaksanaannya.

Di tempat yang sama, Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, menyambut baik keputusan pemerintah daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa Naik Dango bukan sekadar pesta adat, tetapi ritual sakral sebagai wujud syukur masyarakat Dayak kepada Tuhan dan Jubata atas hasil panen dan berkah kehidupan.

"Naik Dango juga mengandung pesan moral tentang persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap alam. Ini adalah warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Naik Dango II, Vinsensius Lintas, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan selama enam hari. Ia menyebut pelaksanaan tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

"Ini bukan hanya acara budaya, tapi momentum kebangkitan jati diri Dayak sekaligus kontribusi terhadap ekonomi kreatif dan promosi pariwisata lokal," tuturnya.

Masuknya Naik Dango dalam kalender resmi pariwisata Kota Pontianak diharapkan mampu memperkuat identitas kota sebagai ruang budaya yang inklusif dan dinamis. Pemerintah kota juga mendorong kolaborasi lebih luas dengan komunitas adat dan pelaku pariwisata untuk memperkaya konten di masa mendatang.

Naik Dango selanjutnya dijadwalkan kembali digelar pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.