Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangkalan Sediakan Lahan untuk Sekolah Rakyat di Kantong Kemiskinan

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 19:15 WIB | Oleh:
Pemkab Bangkalan Sediakan Lahan untuk Sekolah Rakyat di Kantong Kemiskinan Doc: antara foto
Ket. Lahan lokasi sekolah rakyat di Bangkalan, Jatim

BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur (Jatim) menyediakan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah yang merupakan kantong kemiskinan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, pemilihan lokasi Sekolah Rakyat itu mempertimbangkan pendidikan masyarakat di wilayah tersebut. “Sebab berdasarkan hasil penelitian yang kami lakukan, kemiskinan selalu berbanding lurus dengan tingkat pendidikan masyarakat di wilayah itu,” katanya di Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (1/5).

Ia menuturkan, di Kabupaten Bangkalan tercatat ada tiga dari total 18 kecamatan yang menjadi kantong kemiskinan, yakni Kecamatan Geger, Kokop, dan Kecamatan Koneng.

Bupati menuturkan, awalnya yang dipersiapkan Pemkab Bangkalan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota, Bangkalan.

“Tapi setelah kami kaji, tingkat pendidikan di kecamatan Bangkalan bagus, dan tingkat ekonomi masyarakat juga bagus, sehingga kami memilih wilayah yang menjadi kantong kemiskinan dan tingkat pendidikan masyarakatnya rendah, bahkan banyak yang putus sekolah,” katanya.

Akhirnya, sambung bupati, pihaknya menemukan lahan milik Pemkab Bangkalan di Desa Katol Barat, Kecamatan Geger seluas 5 hektare.

Menurut Lukman, sesuai dengan ketentuan luas minimal lahan yang harus disediakan pemerintah kabupaten/kota untuk pembangunan Sekolah Rakyat itu adalah 6,4 hektare. “Karena yang tersedia hanya 5 hektare, maka secara otomatis kami juga perlu melakukan pembebasan pada lahan sekitar milik Pemkab Bangkalan itu,” katanya.

Sekolah Rakyat yang merupakan program Kementerian Sosial Republik Indonesia ini dirancang untuk mencakup tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA.

Proses rekrutmen tenaga pengajar akan dilakukan melalui tiga skema, yaitu redistribusi ASN, rekrutmen P3K, serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Kami berharap dengan adanya program sekolah gratis untuk masyarakat miskin ini, nantinya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menjadi solusi konkret dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bangkalan ini," kata bupati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Penanganan Kebakaran TPA Ta...
Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.