Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Sumbar-SINTAS Bentuk Patroli Anak Nagari untuk Cegah Konflik Harimau

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 22:19 WIB | Oleh:
BKSDA Sumbar-SINTAS Bentuk Patroli Anak Nagari untuk Cegah Konflik Harimau Doc: ANTARA/HO-Yayasan SINTAS Indonesia
Ket. Tim Pagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota sedang praktik lapangan patroli kawasan hutan, Kamis (1/5).

LUBUK BASUNG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bersama Yayasan SINTAS Indonesia membentuk Patroli Anak Nagari (Pagari) Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota untuk pencegahan dan penanganan konflik satwa liar dalam upaya mewujudkan masyarakat yang aman serta dapat hidup berdampingan dengan satwa liar khususnya harimau sumatera.

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumatera Barat Rusdiyan P. Ritonga di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan ada 10 warga setempat yang telah diseleksi dan ditunjuk oleh wali nagari atau kepala desa setempat.

"Mereka orang terpilih oleh wali nagari yang merupakan perwakilan setiap jorong (kampung atau desa) di daerah itu," katanya.

Ia mengatakan mereka dilatih selama tiga hari mulai 29 April sampai 1 Mai 2025 dengan materi di antaranya kebijakan konservasi harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), bioekologi, pengamanan hutan dan perlindungan satwa liar, navigasi, penggunaan kamera trap dan penanganan konflik satwa liar.

Setelah itu praktik lapangan berupa patroli, penanganan konflik manusia dengan satwa liar.

Pembentukan pagari ini sebagai upaya mendorong pelibatan secara aktif masyarakat yang berdomisili di nagari (desa) rawan terjadinya konflik satwa harimau dalam kegiatan penanganan dan deteksi dini.

"Ini dalam menyikapi beberapa peristiwa konflik satwa liar, karena pagari yang dibentuk berada di daerah konflik satwa dengan manusia," katanya.

Sementara Koordinator Biodiversity Team Yayasan SINTAS Indonesia Fernando Dharma mengatakan dengan adanya pagari yang baru ini dapat menambah deteksi dini dan mitigasi konflik yang lebih maksimal terutama di Kabupaten Limapuluh Kota dan secara khusus Sumbar.

Yayasan SINTAS Indonesia siap memberikan dukungan kepada BKSDA Sumbar dan Pagari untuk menjaga biodiversiti keanekaragaman hayati dan ekosistem dari program kegiatan yang akan dilakukan kedepannya.

"Kami siap memberikan dukungan dalam menjaga biodiversiti hayati dan ekosistem dari program kegiatan yang akan dilakukan kedepannya," katanya.

Wali Nagari (Kepala Desa) Koto Tinggi Insanul Rijal mendukung pembentukan pagari ini sebagai upaya pelibatan aktif masyarakat dalam penanganan konflik sebagai nagari yang berada ditepi habitat harimau sumatera.

"Kehadiran pagari bisa memberikan respon cepat terhadap informasi terjadinya konflik," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

Prancis Bosah-baseh, Apple, Louis Vuitton, Hermes, dan Rolex Dijarah

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.