Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Komitmen Dukung Kesejahteraan Petani Lokal

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 11:45 WIB | Oleh:
Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Komitmen Dukung Kesejahteraan Petani Lokal Doc: Antara Foto
Ket. Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Ninik Setyowati, Komitmen ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan petani memperoleh harga yang layak atas hasil panennya

Perum BULOG Kantor Wilayah Yogyakarta berkomitmen dalam mendukung kesejahteraan petani lokal dengan menyerap gabah kering panen (GKP) petani dengan harga Rp6.500 per kilogram (kg).

"Komitmen ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan petani memperoleh harga yang layak atas hasil panennya, kami ingin memastikan petani tersenyum puas karena hasil panennya diserap dengan harga yang baik," kata Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta Ninik Setyowati di Sleman, Senin.

Menurut dia, harga Rp6.500 per kg untuk gabah kering panen ini merupakan amanah pemerintah yang terus disosialisasikan ke seluruh petani agar petani terus semangat dalam meningkatkan produksinya.

"Penyerapan gabah kering panen ini akan berlangsung selama masa panen dan ditargetkan produksi gabah petani dapat terserap maksimal," katanya.

Ia mengatakan, BULOG juga memastikan proses penyerapan dilakukan secara transparan dan efisien melalui Tim Jemput Gabah yang tentunya dibantu dengan para PPL dan Babinsa di lapangan.

"Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta mencatatkan pencapaian tertinggi dalam satu dekade terakhir," katanya.

Ninik mengatakan, hingga 27 April 2025, realisasi pengadaan setara beras di wilayah ini telah mencapai 83 ribu ton, angka tertinggi selama 10 tahun terakhir untuk periode yang sama.

"Kami sangat mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang telah berperan dalam pencapaian ini. Mulai dari jajaran TNI, Satgas Pangan Polri, serta dinas pertanian baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," katanya.

Ia mengatakan, dengan langkah ini, BULOG berharap dapat menjaga stabilitas harga beras di pasaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan.

Petani dari Mertosutan, Godean, Kabupaten Sleman Eko, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan penyerapan gabah ini.

"Petani sangat terbantu karena pembayaran dari BULOG mudah dan lancar. Hasil penjualan digunakan untuk kegiatan tanam berikutnya, pembelian pupuk, serta sarana produksi pertanian(saprotan)," katanya.

Petani lainnya Musito dari Margoluwih, Seyegan, Sleman juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah karena gabahnya dibeli dengan harga tinggi.

"Hasil penjualan gabah ini akan digunakan untuk mengolah tanah kembali dan sisanya untuk kebutuhan sehari hari," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.