Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merek Kendaraan Listrik Roda Dua dan Tiga asal Tiongkok Jajaki Pasar Indonesia

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 23:42 WIB | Oleh:
Merek Kendaraan Listrik Roda Dua dan Tiga asal Tiongkok Jajaki Pasar Indonesia Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pengunjung mencoba kendaraan listrik pada pameran otomotif Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (29/4). Pameran kendaraan listrik tersebut diikuti lebih dari 143 peserta dari berbagai merek kendaraan.

JAKARTA - Sejumlah produsen kendaraan listrik roda dua dan tiga asal Tiongkok menjajaki peluang pasar Indonesia dalam pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 yang berlangsung hingga awal Mei di Jakarta.

Sinski, salah satu perusahaan peserta pameran itu, mengatakan bahwa pihaknya tengah menjalani tahap pembicaraan dengan beberapa distributor lokal. Perusahaan itu memboyong sejumlah model sepeda motor listrik dalam gelaran PEVS tahun ini, mulai dari skuter hingga dual-sport.

 "Kami berharap dapat memulai peluncuran produk perdana di Indonesia pada tahun ini," ujar seorang perwakilan Sinski.

Pangsa pasar kendaraan roda dua berbasis listrik di Indonesia telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait keperluan kendaraan pribadi maupun ojek daring. Sejalan dengan tren ini, Zhongxing (ZXTec), yang turut menghadiri pameran PEVS 2025, berharap peningkatan penjualan hingga tiga kali lipat pada tahun ini usai menjual sekitar 10 ribu unit sepeda listrik di Indonesia tahun lalu.

Merek asal Kota Wuxi, Tiongkok, itu memiliki pabrik perakitan lokal di Semarang, Provinsi Jawa Tengah, yang telah beroperasi sejak tiga tahun yang lalu. Seorang perwakilan ZXTec menyampaikan bahwa perusahaan itu akan memperluas jaringan distribusi dari total 15 toko resmi dan 60 mitra distributor yang tersebar saat ini di seluruh kota di Indonesia.
 

CjkinzN007052_20250429_CBMFN0A002.jpg    

Selain roda dua, beberapa produsen kendaraan komersial roda tiga asal Tiongkok juga turut berpartisipasi dalam pameran itu. Salah satunya adalah Sulida, merek asal Jiangsu, yang memandang Indonesia sebagai pasar yang besar dan menjanjikan bagi kendaraan roda tiga berbasis listrik. 

Sulida telah mengekspor sekitar 200 unit ke Indonesia, yang sebagian besar di antaranya adalah kendaraan pengangkut barang yang dilengkapi dengan kanopi. Dalam pameran PEVS 2025, perusahaan itu menghadirkan delapan model, salah satunya adalah roda tiga dengan kotak pendingin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.