Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD DKI Jakarta Dukung Pemprov Pasang CCTV di JPO

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 14:30 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta Dukung Pemprov Pasang CCTV di JPO Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA- Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ida Mahmudah, mendukung pemasangan CCTV di sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang rawan pencurian.

Ia menilai, aksi pencurian besi JPO sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

"Karena ini kategori vital sebenarnya. Misalkan di situ dia juga mencuri kabel listrik," ujar Ida, Selasa (29/4).

Ida juga mendorong Pemprov DKI membentuk command center atau pos komando untuk memantau kondisi JPO melalui CCTV demi menjaga keamanan pejalan kaki. Menurut dia, pencurian besi JPO terjadi lantaran fasilitas publik ini selama ini tidak mendapat penjagaan yang memadai.

Ia pun mengusulkan agar petugas Satpol PP diterjunkan secara rutin ke lokasi-lokasi rawan pencurian.

"Ini memang butuh dukungan masyarakat DKI Jakarta untuk menjaga aset-aset kita, lingkungan kita dan generasi kita," imbuh dia.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta lainnya, Bun Joi Phiau ,juga mendorong Pemprov DKI untuk menindak tegas aksi pencurian pelat besi di JPO.

Ia mencontohkan, pada pertengahan bulan lalu, sebanyak 15 pelat besi dicuri dari JPO di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kejahatan serupa juga terjadi di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Dua kejadian itu menunjukkan betapa seriusnya masalah pencurian yang menyasar objek-objek infrastruktur," tegas Bun.

Ia menambahkan, akibat pencurian tersebut, banyak warga terpaksa menyeberang langsung di jalan raya, yang berpotensi membahayakan keselamatan. Selain JPO, kasus pencurian pelat besi juga menyasar area kolong Tol Dalam Kota, dekat Jakarta International Stadium (JIS).

Lebih lanjut, Bun meminta agar Pemprov DKI mengusut tuntas kasus-kasus pencurian tersebut dengan menangkap para pelaku.

“Para pelaku harus diproses hukum dan dikenakan hukuman jera agar tidak mengulangi perbuatannya serta menjadi pengingat kepada orang-orang yang ingin melakukan kejahatan serupa di kemudian hari,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

43 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.