Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Ngarit hingga Irigasi Macet, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Kades se-Jateng Harus Tahu dan Bertindak Nyata

8 Selasa, 29 Apr 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Dari Ngarit hingga Irigasi Macet, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Kades se-Jateng Harus Tahu dan Bertindak Nyata Dari Ngarit hingga Irigasi Macet, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Kades se-Jateng Harus Tahu dan Bertindak Nyata Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dihadapan 7.810 Kades di forum Sekolah Antikorupsi di GOR Indoor Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (29/4).

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menyerukan perubahan mendasar dalam pola pikir dan peran kepala desa. Dalam arahannya kepada 7.810 kepala desa se-Jateng, Luthfi menegaskan pemimpin desa masa kini tidak cukup hanya piawai dalam urusan administratif, tetapi mereka juga harus menjadi pemecah masalah nyata yang dihadapi masyarakat desa.

Arahan itu disampaikan Luthfi dalam forum Sekolah Antikorupsi di GOR Indoor Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (29/4).

Dengan gaya bicara lugas dan menyentuh, mantan Kapolda Jateng itu menyampaikan pentingnya kepekaan sosial sebagai fondasi kepemimpinan di tingkat desa.

“Di desa, tukang ngarit siapa? Yang menggembala kambing siapa? Ada janda yang harus disantuni, harus tahu. Irigasi macet juga harus tahu. Lalu dicari solusinya. Itu namanya ngopeni lan nglakoni,” ujarnya, merujuk pada filosofi khas Jawa Tengah yang berarti merawat dan menjalani kehidupan rakyat dengan sepenuh hati.

Pemprov Jateng telah mengalokasikan bantuan keuangan desa sebesar Rp 1,2 triliun pada 2025. Namun, menurut Luthfi, kucuran dana tersebut tidak akan berdampak signifikan tanpa kepemimpinan yang aktif, peduli, dan mampu menjalin kolaborasi lintas sektor.

“Kepala desa harus mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada di desanya—mulai dari desa wisata, petani milenial, koperasi, hingga lumbung pangan dan layanan kesehatan. Semua harus terintegrasi,” paparnya.

Ia juga menekankan pentingnya program Kecamatan Berdaya sebagai simpul koordinasi antara program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Program ini diharapkan dapat memperkuat sinergi pembangunan berbasis kewilayahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan desa.

Tiga Pilar Desa

Salah satu fokus Luthfi adalah menghidupkan kembali peran Tiga Pilar Desa—yakni kepala desa atau lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa—sebagai motor penggerak stabilitas dan ketahanan sosial di tingkat akar rumput.

“Kades tidak boleh sedikit-sedikit dipidanakan. Mereka perlu didampingi, bukan ditakuti. Kita butuh stabilitas desa yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kebersamaan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Dialog yang berlangsung dalam acara itu juga mencerminkan pendekatan egaliter Luthfi. Saat berdiskusi soal saluran irigasi sekunder yang rusak, seorang kepala desa dengan jujur dan jenaka menjawab langsung pertanyaan gubernur.

Merespons itu, Luthfi segera menginstruksikan Kepala Dinas PU Bina Marga Jateng untuk menindaklanjuti laporan tersebut, sebagai bagian dari dukungan terhadap target swasembada pangan 2026.

Menurutya, arah pembangunan tak bisa terus-menerus didikte dari pusat. Ia meyakini bahwa perubahan sejati justru bermula dari desa.

“Pembangunan yang berhasil bukan top-down semata. Harus ada inisiatif dari bawah ke atas. Dan desa adalah akar yang menentukan arah pertumbuhan,” katanya.

Dalam pandangannya, kepemimpinan desa bukan sekadar soal jabatan, tetapi soal dedikasi menyeluruh untuk memahami, merawat, dan menyelesaikan persoalan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Perum Bulog Bandung Jamin S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.