Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Lebak-Pandeglang Gencar Serap Gabah dan Beras Petani

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 13:03 WIB | Oleh:
Bulog Lebak-Pandeglang Gencar Serap Gabah dan Beras Petani Doc: antara foto
Ket. Penyerapan gabah petani oleh Bulog Lebak-Pandeglang.

LEBAK - Perum Bulog Kantor Cabang Lebak-Pandeglang Banten terus gencar melakukan penyerapan gabah kering panen (GKP) langsung ke petani dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram (kg) dan beras Rp12.000 per kg.

“Penyerapan gabah itu sebagai upaya menunjang percepatan program swasembada pangan nasional sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto,” kata Kepala Cabang Perum Bulog Lebak-Pandeglang Agung Trisakti dalam keterangan di Warunggunung, Lebak, Selasa (29/4).

Perum Bulog hingga kini aktif mengoptimalkan penyerapan gabah hasil panen petani, baik dalam bentuk beras maupun GKP untuk memperkuat ketahanan pangan daerah maupun swasembada pangan.

Penyerapan gabah tersebut untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengadaan gabah dan beras dari hasil panen dalam negeri.

Dalam menjalankan tugas ini, Bulog bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari petani, mitra usaha, hingga instansi terkait.

Tujuan penyerapan gabah tersebut untuk memastikan setiap proses berjalan efektif dan berkelanjutan melalui kolaborasi sebagai pondasi penting dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi harga pangan di seluruh Indonesia.

Penyerapan gabah petani itu dipastikan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi petani di pedesaan dan mampu menggulirkan uang hingga miliaran rupiah, sehingga secara langsung bisa mensejahterakan kehidupan mereka.

“Kami meyakini penyerapan gabah itu dipastikan usaha pangan bisa menjadi andalan ekonomi keluarga," katanya.

Ia mengatakan, target penyerapan Bulog Kantor Cabang Lebak sebanyak 16.500 ton setara beras, realisasi sampai dengan hari Senin (28/4) sebanyak 15.500 ton setara beras atau 93 persen dan hingga kini masih melakukan penyerapan secara maksimal.

Data Bulog (Badan Urusan Logistik) setempat kini berhasil menyerap gabah dari hasil petani Lebak-Pandeglang setara beras sebanyak 4.300 ton untuk dijadikan stok cadangan beras pemerintah (CBP).

Sementara itu, untuk stok beras di gudang Bulog Lebak dan Pandeglang mencapai 12.400 ton. “Kalau stok gabah 12.500 ton, untuk pengadaan gabah bulan ini 14.100 ton maka pengadaan beras bulan ini 1.500 ton,” ujar Agung.

Sementara itu, sejumlah petani di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak mengatakan bahwa mereka petani di sini cukup bergembira dengan hasil panen ditampung oleh kemitraan Bulog yang menampung harga gabah Rp6.500 per kg.

"Kita tentu merasa terbantu usaha pertanian pangan jika Bulog menampungnya itu," kata Ahmad, seorang petani di Desa Pagelaran Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.