Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkiprah 20 Tahun, Reza Rahadian Menyikapi Kritik Secara Dewasa dan Santai

📅 Senin, 28 Apr 2025, 20:34 WIB | Oleh:
Berkiprah 20 Tahun, Reza Rahadian Menyikapi Kritik Secara Dewasa dan Santai Doc: ANTARA/Jasmine Nadhya Thanaya
Ket. Aktor Reza Rahadian menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers program Refleksi Dua Dasarasa di Bentara Budaya Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (28/4).

JAKARTA - Aktor Reza Rahadian telah berkiprah selama 20 tahun di industri film dan kreatif, berbagai hal telah ia hadapi dan ia mulai belajar dari banyak hal salah satunya soal menghadapi kritik dari masyarakat.

“Kalau dulu mungkin penyikapannya sangat personal, sangat ‘wah’ kayanya gimana banget gitu. Sekarang jadi bahan yang tidak lagi mengganggu pikiran,” ujar Reza dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (28/4).

Reza menjelaskan bahwa pada awal kariernya ia memang mudah tersinggung dan terbawa dengan perasaan bila mendapatkan kritik pedas, namun dengan perkembangan serta pengalaman yang ia dapati, kini ia mampu menyikapinya secara dewasa dan santai.

Pria yang telah lima kali menerima Piala Citra dari Festival Film Indonesia (FFI) ini mengakui bahwa kritik dari masyarakat bisa menjadi masukan untuk merefleksikan diri.

“Perjalanan dalam menyikapi itu (kritik) mungkin yang bertambah seiring berjalannya waktu,” pungkas dia.

Reza Rahadian telah berkiprah 20 tahun di industri film dan kreatif. Ia memulai karier pada usia 17 tahun lewat ajang salah satu majalah remaja yang membuka jalannya memasuki dunia seni peran Indonesia.

Perayaan 20 tahun berkarya Reza Rahadian diwarnai dengan program Refleksi Dua Dasarasa. Program ini menjadi ruang kontemplasi perjalanan dengan menggandeng sejumlah kreator dan seniman lintas bidang.

Program ini akan berisi rangkuman kegiatan peluncuran buku, pameran instalasi seni bertajuk Eudaimonia di ArtJog2025, peluncuran film "Pangku" yang menjadi debut perdana Reza sebagai sutradara film panjang, serta kolaborasi lainnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.