Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump dan Zelenskyy Bertemu di Vatikan, Trump Ragukan Niat Putin untuk Perdamaian

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 06:40 WIB | Oleh:
Trump dan Zelenskyy Bertemu di Vatikan, Trump Ragukan Niat Putin untuk Perdamaian Doc: Foto/X/@ZelenskyyUa
Ket. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu di sela-sela pemakaman Paus Fransikus.

Vatikan, 26 April 2025Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengadakan pertemuan singkat selama 15 menit di Basilika Santo Petrus, Vatikan, sebelum menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak insiden tegang di Oval Office pada Februari lalu.?

Gedung Putih menggambarkan pertemuan tersebut sebagai "sangat produktif," sementara Zelenskyy menyebutnya sebagai "bersejarah secara simbolis." ?

Namun, hanya sehari setelah pertemuan tersebut, dikutip dari New York Times, Trump menyatakan keraguannya terhadap keseriusan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam mengakhiri perang di Ukraina. Melalui media sosial Truth Social, Trump menulis, "Mungkin dia [Putin] tidak ingin menghentikan perang, dia hanya mempermainkan saya, dan harus ditangani secara berbeda, melalui 'Perbankan' atau 'Sanksi Sekunder'? Terlalu banyak orang yang mati!!!" ?

Sebelumnya, Trump mengusulkan rencana perdamaian yang mencakup pengakuan atas wilayah yang diduduki Rusia, termasuk Krimea, serta penghentian aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan NATO. Sebagai imbalannya, Ukraina akan menerima jaminan keamanan dan kompensasi ekonomi. Namun, Zelenskyy menolak usulan tersebut, menegaskan bahwa semua wilayah yang diduduki adalah bagian dari Ukraina dan menuntut gencatan senjata tanpa syarat. ?

Pertemuan di Vatikan juga menarik perhatian global, dengan kehadiran para pemimpin dunia seperti Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Zelenskyy menerima tepuk tangan meriah saat memasuki upacara pemakaman, menunjukkan dukungan internasional yang kuat terhadap Ukraina. ?

Meskipun pertemuan tersebut memberikan harapan baru, perbedaan pandangan mengenai wilayah yang diduduki tetap menjadi hambatan utama dalam negosiasi perdamaian.?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.