Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Blitar Tangani Warga Meninggal saat Cari Ikan

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Polres Blitar Tangani Warga Meninggal saat Cari Ikan Doc: ANTARA/HO-Polres Blitar
Ket. Petugas mengevakuasi korban meninggal saat mencari ikan dalam acara "flushing" yang dilakukan di Bendungan Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (27/4/2025).

Blitar - Kepolisian Resor Blitar menangani warga meninggal saat mencari ikan dalam kegiatan "flushing" atau penggelontoran sedimen Bendungan Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi di Blitar, Minggu (27/4), menyebutkan korban, KSN (67), warga Dusun Serut, Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

"Korban ini mencari ikan di pinggir Sungai Brantas di Dusun Serut karena ada kegiatan 'flushing' oleh Jasa Tirta. Tiba-tiba korban jatuh dengan cara merangkul orang yang berada di depannya," katanya.

Ia mengatakan saksi kejadian tersebut membantu korban dengan cara menelentangkan di tanah, namun korban diketahui telah meninggal dunia.

Ia mengatakan berdasarkan keterangan saksi, korban sedang mencari ikan sekitar 30 menit. Saat itu, korban mencari ikan dengan cara melewati atau menceburkan diri di lumpur yang keras.

Pihaknya memperkirakan korban capai saat mencari ikan sehingga meninggal dunia.

"Saat mencari ikan, korban melewati atau mencebur di lumpur yang keras. Diperkirakan korban kecapaian karena tempat mencari ikan yang berlumpur," kata dia.

Saksi dan warga lainnya juga langsung menghubungi polisi dan petugas medis di area Jasa Tirta. Petugas langsung ke lokasi dan mengevakuasi tubuh korban.

Petugas medis juga memeriksa tubuh korban dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Setelah selesai pemeriksaan medis dan administrasi lainnya, jenazah diserahkan kepada keluarga.

Perum Jasa Tirta (PJT) I melakukan flushing di Bendungan Wlingi dan Lodoyo, Kabupaten Blitar untuk mengurangi sedimentasi sehingga daya tampung waduk lebih maksimal.

Kegiatanini selama satu pekan, yakni 27 April hingga 3 Mei 2025. Dalam realisasinya, pintu air Bendungan Wlingi dan Lodoyo dibuka semua dengan harapan flushing lebih optimal.

Vice Presiden Regional 1 Perum Jasa Tirta I Ganindra Adi Cahyono meminta masyarakat berhati-hati. Biasanya saat flushing banyak masyarakat yang memanfaatkan dengan mencari ikan sebab mudah ditangkap, namun di sisi lain debit air yang mengalir tinggi.

"Tentu kearifan lokal ini harus dibarengi dengan kehati-hatian dan kewaspadaan karena debit yang mengalir di sungai dan sangat besar dan deras. Kecepatannya bisa hanyutkan orang sehingga bisa menimbulkan kerugian yang tidak kita inginkan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.