Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unity Sports Center Semarang Jadi Pusat Baru untuk Semangat Olahraga dan Persahabatan di Indonesia

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 19:02 WIB | Oleh:
Unity Sports Center Semarang Jadi Pusat Baru untuk Semangat Olahraga dan Persahabatan di Indonesia Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Tiga pengusaha Irwan Hidayat, Johan Hidayat, dan Sigit Hartojo mencoba lapangan tenis Unity Sports Center Semarang.

SEMARANG - Dunia olahraga Indonesia kembali mendapatkan suntikan energi baru. Unity Sports Center resmi dibuka di Kota Semarang. Lebih dari sekadar fasilitas olahraga, Unity Sports Center lahir sebagai ruang untuk mempererat persahabatan, memupuk semangat kompetisi sehat, dan merayakan kebahagiaan melalui olahraga, khususnya tenis.

Unity Sports Center merupakan gagasan tiga pengusaha ternama Indonesia, Irwan Hidayat, Johan Hidayat, dan Sigit Hartojo, yang tidak hanya sukses di dunia bisnis, tetapi juga dikenal sebagai pencinta olahraga tenis.

“Kami membangun Unity Sports Center dari kecintaan kami terhadap olahraga, dengan harapan menciptakan tempat di mana gairah bertemu dengan tujuan, persahabatan tumbuh, dan kebahagiaan bersemi," ujar Irwan Hidayat yang juga pengusaha jamu Sido Muncul.

Berbeda dari fasilitas olahraga pada umumnya, Unity Sports Center mengusung konsep sports for happiness.

Di sini, setiap pertandingan bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi tentang pertumbuhan pribadi, memperluas koneksi, serta merayakan setiap langkah kecil menuju pencapaian.

"Kami ingin tempat ini menjadi rumah bagi semua pencinta olahraga, di mana kompetisi sehat dan rasa persaudaraan berjalan beriringan," tambah Johan Hidayat.

Unity dibangun dengan filosofi kuat: olahraga harus mampu menyatukan manusia, bukan sekadar mempertandingkan mereka.

Unity Sports Center menawarkan fasilitas olahraga berstandar internasional. Lapangan tenis outdoor dan indoor, ruang latihan modern, lounge komunitas, hingga kafe santai, semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman berolahraga yang nyaman dan menyenangkan.

Lebih dari itu, Unity berambisi menjadi pusat pengembangan olahraga tenis di Indonesia. Program pelatihan reguler untuk anak-anak dan remaja, serta turnamen komunitas, sudah masuk dalam agenda jangka pendek.

"Kami berharap Unity menjadi kawah candradimuka bagi generasi baru atlet tenis nasional," kata Sigit Hartojo, penuh optimisme.

Untuk Indonesia

Unity Sports Center berdiri sebagai simbol semangat baru yang dibawa tiga pengusaha pecinta olahraga ini.

Mereka tidak hanya ingin membangun fasilitas, tetapi juga menanamkan budaya olahraga yang mengutamakan kegembiraan, kesehatan, dan persaudaraan.

Pesan sederhana mereka tertulis di area penerima tamu Unity: "May this place fill you with joy, inspire your spirit, and may you always find a reason to come back for more".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.