Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pameran Warisan Budaya Indonesia-Saudi di Masjid Istiqlal hingga 3 Mei, Terbuka untuk Umum!

25 Sabtu, 26 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Pameran Warisan Budaya Indonesia-Saudi di Masjid Istiqlal hingga 3 Mei, Terbuka untuk Umum! Pameran Warisan Budaya Indonesia-Saudi di Masjid Istiqlal hingga 3 Mei, Terbuka untuk Umum! Doc: Antara
Ket. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan Arab Saudi Syeikh Awad Bin Sabti Al Anzi melihat replika Masjid Nabawi pada Pameran Jusur di Masjid Istiqlal di Jakarta, Kamis (24/4).

JAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi bekerja sama menggelar pameran kebudayaan dan keagamaan bertajuk “Pameran Jembatan Persaudaraan Indonesia–Saudi” di kompleks Masjid Istiqlal, Jakarta, 24 April-3 Mei 2025.

Pameran terbuka untuk umum dan gratis. Setiap Sabtu hingga Kamis, pameran dibuka pukul 10.00–19.00 WIB. Khusus Jumat, pameran dibula pukul 09.00–20.00 WIB.

Kementerian Agama (Kemenag) bertindak sebagai pelaksana dalam kerja sama pameran budaya lintas negara ini.

Direktur Penerangan Agama Islam, Kemenag RI, Ahmad Zayadi menjelaskan pameran ini merupakan etalase budaya yang memperkenalkan kekayaan warisan Islam dan Arab Saudi. Pameran ini juga menjadi jembatan diplomasi yang membangun harmoni lintas negara melalui jalur kebudayaan dan nilai-nilai keagamaan.

“Melalui pameran ini, kita tidak hanya menampilkan khazanah kebudayaan Islam dan Arab Saudi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam membangun diplomasi lintas budaya yang saling mengayakan,” kata Ahmad Zayadi dalam keterangannya di laman Kemenag RI, Kamis (23/4).

Menurutnya, momen ini menjadi salah satu bentuk nyata dari soft diplomacy yang berbasis pada warisan kekayaan nilai, budaya, manuskrip, dan seni arsitektur, serta menjadi model kebudayaan masa depan yang inklusif dan transformatif.

"Kami menunjukkan kepada dunia bahwa agama dan budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan fondasi strategis untuk membangun peradaban masa depan,” ujar Zayadi.

Ia menilai, di tengah arus globalisasi yang cenderung mengikis identitas, pendekatan budaya menjadi instrumen efektif untuk menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat kohesi global dengan cara yang damai dan bermartabat.

“Kerajaan Arab Saudi dikenal luas sebagai penjaga dua kota suci dan pewaris tradisi Islam yang mendalam. Posisinya dalam dunia Islam menjadikannya pusat peradaban yang tak terpisahkan dari sejarah dan perkembangan budaya umat,” paparnya.

Kepala Subdirektorat Kemitraan Umat Islam Ali Sibromalisi menambahkan, bahwa kerja sama ini merupakan bentuk konkret dari diplomasi budaya yang menekankan pentingnya dialog, keterbukaan, dan penguatan peran keagamaan dalam membangun masyarakat global yang saling menghargai.

Ali mengajak masyarakat Indonesia dan wisatawan internasional untuk datang dan menyaksikan langsung ragam atraksi dalam pameran ini. Ia berharap, kegiatan ini menjadi awal dari semakin kuatnya relasi budaya dan keagamaan antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa budaya adalah jembatan spiritual dan sosial yang menyatukan, bukan membedakan. Semoga pameran ini menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas di masa depan,” harap Ali.

Pada pameran ini, pengunjung dapat menikmati miniatur dua masjid suci, kunjungan virtual ke Masjidil Haram dan Nabawi, manuskrip langka, proses penulisan mushaf Al-Qur’an, edukasi tentang Ka'bah, serta aktivitas menarik seperti kaligrafi Arab, koreksi bacaan Al-Fatihah, dan sajian khas Arab Saudi.

"Pameran ini juga dirancang ramah anak dan edukatif," sebut Ali. "Kita juga siapkan banyak hadiah menarik serta mushaf Al-Qur’an bagi para pengunjung.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Olahraga
Hasil Liga Italia: Napoli D...
Olahraga
Sayang Sekali, Leo/Daniel K...
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.