Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kashmir Memanas, Tentara India-Pakistan Terlibat Baku Tembak di Wilayah Perbatasan

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 08:38 WIB | Oleh:
Kashmir Memanas, Tentara India-Pakistan Terlibat Baku Tembak di Wilayah Perbatasan Doc: AP
Ket. Tentara India berjaga di Kasmir, wilayah yang disengketakan dengan Pakistan.

NEW DELHI - Pasukan Pakistan dan India terlibat baku tembak semalam di Garis Kontrol di Kashmir, wilayah yang disengketakan, kata sejumlah pejabat kemarin.

Hubungan kedua negara tetangga itu jatuh ke level terendah dalam beberapa tahun. India menuduh Pakistan mendukung "terorisme lintas batas" setelah orang-orang bersenjata melakukan serangan terhadap warga sipil di wilayah Kashmir yang mayoritas penduduknya Muslim selama seperempat abad.

Syed Ashfaq Gilani, seorang pejabat pemerintah di Kashmir yang dikelola Pakistan, mengatakan kepada AFP bahwa pasukan saling tembak di sepanjang Garis Kontrol (LOC) yang memisahkan kedua negara.

"Tidak ada penembakan terhadap penduduk sipil," tambahnya.

Militer India mengkonfirmasi telah terjadi penembakan senjata ringan dalam jumlah terbatas yang menurutnya "dimulai oleh Pakistan", dan penembakan tersebut "telah ditanggapi secara efektif".

Pasukan keamanan India telah meluncurkan perburuan besar-besaran terhadap mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan 26 wisatawan di Pahalgam pada hari Selasa. Polisi menyebut dua warga negara Pakistan di antara para pria bersenjata yang buron.

Kemarin, pasukan India meledakkan rumah-rumah di Kashmir dalam pencarian mereka dan mengeluarkan poster pencarian dengan sketsa tiga orang.

Menyangkal keterlibatannya, Pakistan mengatakan upaya untuk menghubungkan Pakistan dengan serangan Pahalgam adalah "tidak masuk akal".

"Setiap ancaman terhadap kedaulatan Pakistan dan keamanan rakyatnya akan dihadapi dengan tindakan balasan yang tegas di semua bidang," kata sebuah pernyataan, setelah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengadakan rapat Komite Keamanan Nasional yang jarang terjadi dengan para panglima militer.

Senat Pakistan kemarin meloloskan resolusi yang mengecam "kampanye pemerintah India untuk memfitnah pemerintah Pakistan".

Perjanjian Air Ditangguhkan

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya mengatakan negaranya akan "melacak dan menghukum setiap teroris dan pendukungnya."

"Kami akan mengejar mereka sampai ke ujung bumi," tambahnya.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan kepada wartawan di New York bahwa masalah antara negara-negara "dapat dan harus diselesaikan secara damai melalui keterlibatan bersama yang bermakna".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.