Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kadin Sulut: Kebijakan Trump Membuka Peluang Ekspor ke AS

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kadin Sulut: Kebijakan Trump Membuka Peluang Ekspor ke AS Doc: ANTARA
Ket. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Utara (Sulut) Ivanry Matu, di Manado.

MANADO – Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Utara (Sulut), Ivanry Matu, mengatakan Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait impor, membuka peluang ekspor Sulut ke negara itu.

"Memang ekspor Sulut ke AS paling banyak dari hasil laut, dan nilainya juga belum terlalu besar dibanding ekspor ke Tiongkok dan negara lainnya," kata Ivanry, di Manado, Sabtu (26/4).

Jadi, untuk dampak ke Sulut rasanya sangat kecil, justru kalau dilihat, kebijakan Trump ini jadi peluang, karena ekspor laut dari Tiongkok ke Amerika diprediksi akan berkurang akibat pengenaan tarif yang sangat tinggi.

Hal ini akan membuka peluang ekspor bagi Sulut untuk menutupi kuota ekspor Tiongkok ke Amerika.Artinya, produk ikan ini adalah produk yang dicari di Amerika dengan segmen target pasar kelas atas, yang mana soal harga itu bukan faktor utama tapi kualitas, jadi Sulut seharusnya mengisi kekosongan itu.

Namun, katanya, saingan Sulut adalah Filipina dan Singapura, karena tarif impor mereka lebih rendah dibanding Indonesia, karena itu bisa saja terjadi pengekspor Filipina dan Singapura akan memburu hasil laut di Sulut untuk diekspor ke USA.

Ivanry mengatakan sebenarnya peluang juga bagi pengekspor Indonesia karena permintaan ekspor ke Filipina dan Singapura pasti akan meningkat, belum termasuk dengan target baru negara tujuan ekspor.

Para pengekspor, katanya, harus pintar menemukan para pengimpor di USA yang selama ini mengharapkan dari Tiongkok tapi akan berkurang, mereka juga kesulitan karena sudah punya market rutin yang harus disuplai.

"Bagi kami ini adalah peluang, tapi harus dikelola dengan profesional agar dapat memberikan dampak ekonomi bagi daerah," jelasnya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.