Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nagan Raya Targetkan Produksi Gabah 3.500 Ton di Satu Kecamatan

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 18:25 WIB | Oleh:
Nagan Raya Targetkan Produksi Gabah 3.500 Ton di Satu Kecamatan Doc: Antara
Ket. Penanaman padi serentak bersama Bupati Nagan Raya di kawasan Desa Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Rabu (23/4/2025).

Nagan Raya - Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh menargetkan produksi gabah 3.500 ton pada musim tanam gadu 2025 pada satu kecamatan, yakni di Kuala, kabupaten setempat.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, drh Safridhal di Nagan Raya, Jumat bahwa target produksi gabah 3.500 ton itu karena rata-rata produksi gabah panen kering panen di daerah tersebut mencapai 6-7 ton per hektare.

“Ada sekitar 500 hektare lahan sawah yang saat ini mulai dilakukan penanaman padi di musim tanam gadu saat ini di Nagan Raya,” kata Safridhal.

Safridhal mengatakan bahwa produksi gabah sebanyak 3.500 ton di satu kecamatan di Nagan Raya karena sejumlah kecamatan lainnya di daerah tersebut saat ini akan dimulai panen padi.

Ada pun kecamatan yang akan memulai panen padi di Nagan Raya pada akhir bulan Mei mendatang, di antaranya di Kecamatan Seunagan dan Kecamatan Seunagan Timur.

Sedangkan di Kecamatan Beutong sebagian sudah dilakukan panen padi, dan Kecamatan Suka Makmue baru selesai dilakukan panen padi dan masih menunggu pengolahan lahan, agar dapat dilakukan penanaman kembali.

Safridhal mengatakan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Bupati Teuku Raja Keumangan dan Wakil Bupati Raja Sayang berupaya segera mewujudkan daerah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan di Aceh.

Dengan luas lahan sawah saat ini yang dimiliki seluas 5.849,04 hektare, diharapkan mampu meningkatkan produksi padi setiap tahunnya.

Bupati Nagan Raya, Aceh, Teuku Raja Keumangan mengatakan bahwa komitmennya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Nagan Raya.

Ia juga mendukung penuh Program Presiden Prabowo Subianto yang menggagas tanam serentak padi di Tanah Air, sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan secara nasional.

“Gerakan tanam serentak ini menjadi momentum untuk mendorong semangat petani dan mempercepat musim tanam,” kata Teuku Raja Keumangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.