Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantap! Anggaran Rp100 Miliar Disiapkan Pemprov Lampung untuk Bangun Sekolah Rakyat

📅 Jumat, 25 Apr 2025, 15:53 WIB | Oleh:
Mantap! Anggaran Rp100 Miliar Disiapkan Pemprov Lampung untuk Bangun Sekolah Rakyat Doc: (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Ket. Pj Sekretaris Daerah Provinsi Lampung M Firsada saat memberi keterangan.

BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengatakan anggaran yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu mencapai 100 miliar rupiah.

"Anggaran untuk pembangunan Sekolah Rakyat, satu unit sekolah sekitar 100 miliar rupiah. Selain bangunan, ini juga termasuk semua fasilitas di dalam ruang sekolah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung M Firsada di Bandarlampung, Jumat (25/4).

Ia mengatakan nantinya di satu provinsi akan ada satu Sekolah Rakyat yang dibangun untuk memfasilitasi anak-anak kurang mampu.

"Beberapa waktu lalu tim dari Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum sudah melakukan survei untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung. Yang disurvei ada dua lokasi baru lagi yang diusulkan yaitu di Kota Baru Kabupaten Lampung Selatan dan Sulusuban Kabupaten Lampung Tengah," katanya.

Dia menjelaskan dua lokasi tersebut telah memenuhi persyaratan yakni memiliki luas tanah seluas 10 hektare.

"Tim sudah melihat secara langsung, mudah-mudahan bisa selesai tahap pertama ini, karena ini nanti fisik bangunan akan dibangun dari awal," ucap dia.

Ia melanjutkan semua anggaran untuk pelaksanaan pembangunan, sarana prasarana, hingga tenaga pendidik yang memberikan serta mengatur adalah pemerintah pusat.

"Untuk sekarang satu unit sekolah terlebih dahulu yang akan dibangun, kemungkinan setelah semua berjalan akan ada penambahan lagi, tapi saat ini fokus pembangunan satu unit dahulu," tambahnya.

Sebelumnya diketahui pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan upaya untuk memfasilitasi anak dari keluarga miskin ekstrem dengan pendapatan dibawah Rp400 ribu untuk menempuh pendidikan.

Nantinya pendataan siswa yang dapat bersekolah di Sekolah Rakyat tersebut akan dilakukan berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan sasaran dari masyarakat miskin Desil 1. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.