Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Universitas Indonesia dan Kementrans Kembangkan Transmigrasi Patriot, Daerah Transmigran Bakal Terima Manfaat Besar

1 Kamis, 24 Apr 2025, 13:57 WIB | Oleh:
Universitas Indonesia dan Kementrans Kembangkan Transmigrasi Patriot, Daerah Transmigran Bakal Terima Manfaat Besar Universitas Indonesia dan Kementrans Kembangkan Transmigrasi Patriot, Daerah Transmigran Bakal Terima Manfaat Besar Doc: antara foto
Ket. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Mahmud Sudibandriyo, di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (24/4),

DEPOK - Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berkolaborasi mengembangkan transmigrasi patriot untuk meningkatkan animo generasi muda agar berkontribusi dalam program unggulan.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Mahmud Sudibandriyo, di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (24/4), menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya UI dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi membuka peluang besar dalam bidang pendidikan. Kami ingin mendorong keterlibatan mahasiswa dan peneliti UI dalam menyumbangkan keilmuan mereka secara langsung di lapangan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional berbasis riset,” kata Mahmud.

Kementrans RI tengah mengembangkan program Transmigrasi Patriot yang terbagi dalam dua skema utama, yakni Ekspedisi Patriot dan Beasiswa Patriot.

Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem transmigrasi melalui kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya manusia.

Menurut Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, keterlibatan perguruan tinggi dalam program ini menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem inovatif di wilayah transmigrasi.

“Transmigrasi patriot merupakan salah satu program unggulan Kementerian Transmigrasi yang bertujuan untuk mengakselerasi pembangunan dan pengembangan kawasan ekonomi transmigrasi berbasis SDM unggul guna membentuk kawasan yang produktif, inklusif, dan berkemandirian secara ekonomi,” ujarnya.

“Kami percaya kalau dari universitas, kami undang ke kawasan transmigrasi, kita bisa bersinergi menemukan win-win solution yang dapat mempertemukan kebutuhan daerah dengan kapasitas ilmu pengetahuan yang dimiliki akademisi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT KAI Buka Pemesanan Tiket...
Megapolitan
BPS: Indeks Pembangunan Gen...

Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Merahasiakan Tanggal Ulang Tahun Anda

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Ini Alasan Mengapa Sebaikny...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.