Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program ciptakan miliarder baru di Kalimantan Tengah

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Program ciptakan miliarder baru di Kalimantan Tengah Doc: Antara/HO-Disdagperin Kalteng
Ket. Ketua Dekranasda Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran (kanan) didamping Plt Kadisdagperin Rangga Lesmana (kiri) di Palangka Raya, (23/4).

Palangka Raya -- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggiatkan berbagai program dan kegiatan dalam rangka menyukseskan program gubernur yakni menciptakan miliarder baru.

Mewujudkan program tersebut, Disdagperin Kalteng menyelenggarakan Pelatihan IKM Berkah IKM Maju, yang dapat diakses oleh para pelaku industri dari berbagai daerah di provinsi setempat.

"Pelatihan IKM Berkah IKM Maju merupakan program prioritas Gubernur Kalteng, yaitu program untuk menciptakan miliarder baru," kata Plt Kadisdagperin Kalteng Rangga Lesmana di Palangka Raya, Kamis.

Dia menjelaskan, program Pelatihan IKM Berkah ini sangat strategis, serta dirancang sebagai katalisator perubahan yang bertujuan menciptakan pelaku IKM yang tangguh, kreatif, dan inovatif.

"Selain itu, juga tentunya siap mendorong perekonomian Kalteng melesat ke level yang lebih tinggi," tegasnya.

Rangga juga menyampaikan, hingga kini tercatat sebanyak 3.735 peserta yang telah berpartisipasi. Dalam pelatihan IKM Berkah ini menyediakan 100 modul pelatihan, terdiri dari 25 modul wajib dan 75 modul pelatihan umum yang dapat diikuti para peserta hingga Desember 2025.

"Hingga kini tercatat sebanyak 2.187 orang sudah berhasil lulus tes akhir, sehingga berhak menerima sertifikat pelatihan," katanya.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengapresiasi gerak cepat dan berkelanjutan dari Disdagperin dalam mendukung perkembangan IKM di provinsi setempat.

Dia pun menyampaikan, Dekranasda juga turut hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi daerah, khususnya dalam pengembangan kerajinan lokal dan peningkatan kapasitas pelaku IKM ataupun UMKM.

"Harapan kita bersama, ke depan Dekranasda semakin aktif membina para perajin kabupaten/kota, agar mampu menghasilkan produk kerajinan berdaya saing dan memiliki jangkauan pasar makin luas," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.