Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Cirebon Bertekad Jadi “Yogyakarta-nya” Jabar

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 18:50 WIB | Oleh:
Kota Cirebon Bertekad Jadi “Yogyakarta-nya” Jabar Doc: antara foto
Ket. Karya seni di Kota Cirebon.

CIREBON - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar) menyatakan, untuk merealisasikan wacana menjadikan Cirebon sebagai “Yogyakarta-nya Jabar” memerlukan persiapan serius, khususnya dalam hal penguatan ekosistem maupun infrastruktur budaya di kota tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Cirebon Ramli Effendi mengatakan, wacana tersebut merupakan visi besar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang tidak bisa terwujud secara instan tanpa perencanaan jangka panjang.

“Masih banyak yang harus dipersiapkan. Namun saat ini perhatian pemerintah daerah terhadap seni dan budaya maupun pariwisata sudah cukup besar,” katanya di Cirebon, Kamis (24/4).

Ia mengungkapkan, Pemkot Cirebon melalui Disbudpar telah melakukan diskusi bersama berbagai pihak termasuk tokoh-tokoh kesenian, formatur Dewan Kebudayaan, serta masyarakat Tionghoa.

Diskusi tersebut, kata dia, menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dan menyatukan langkah pelestarian budaya lokal, terutama pada unsur-unsur budaya khas Cirebon yang terus diperkuat.

“Para tokoh mengapresiasi langkah pemerintah. Bahkan wali kota sendiri menyatakan komitmen terhadap pengembangan budaya Cirebon,” ujarnya.

Ramli menyebutkan, salah satu bentuk konkret dukungan pemerintah adalah rencana pembangunan elemen arsitektur khas seperti candi bentar di gerbang kantor pemerintahan.

Menurut dia, ciri visual tersebut menjadi bagian dari identitas kota, sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian warisan budaya.

Ia menyebutkan penguatan budaya perlu dibarengi dengan pembangunan ekosistem, mulai dari infrastruktur, pengelolaan ruang publik, hingga kegiatan seni yang terintegrasi.

Disbudpar Kota Cirebon, lanjut Ramli, sempat melakukan studi banding ke Yogyakarta dan mempelajari bagaimana wilayah tersebut mengembangkan budaya secara menyeluruh.

“Di Yogyakarta, bahkan dari pintu masuk kota sudah terlihat kesadaran budaya. Itu dibentuk dengan perencanaan dan anggaran yang kuat,” katanya.

Ramli mengakui anggaran kebudayaan di Kota Cirebon saat ini masih terbatas, namun mengalami peningkatan bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

“Mudah-mudahan wacana ini bisa terwujud. Tapi tentu butuh waktu, proses, dan konsistensi lintas sektor,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.