UNICEF: Pendekatan Berbasis Masyarakat Kunci Perlindungan Anak

Rabu, 23 Apr 2025, 11:02 WIB

Chief of Child Protection UNICEF Indonesia Milen Kidane menyampaikan keberadaan pendekatan berbasis masyarakat bernilai penting dalam menciptakan perlindungan anak yang berkelanjutan.

"Pendekatan berbasis masyarakat, yang memberdayakan pemerintah daerah, pemimpin masyarakat, dan sukarelawan, sangat penting untuk mencapai perlindungan jangka panjang yang berkelanjutan bagi setiap anak," kata Milen dalam Sosialisasi Kompendium Praktik Baik Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat, sebagaimana dipantau secara daring melalui kanal YouTube Kemendes PDT di Jakarta, Rabu.


Dia mencontohkan pendekatan berbasis masyarakat itu telah dilakukan di Jawa Tengah. Milen mengungkapkan terdapat sejumlah kabupaten di Jawa Tengah yang mulai menguji coba suatu sistem sederhana.

Ket. Foto: UNICEF Pendekatan berbasis masyarakat, yang memberdayakan pemerintah daerah, pemimpin masyarakat, dan sukarelawan, sangat penting untuk mencapai perlindungan jangka panjang yang berkelanjutan bagi setiap anak — Sumber: Antara Foto

Diketahui, sistem tersebut mampu menghubungkan masyarakat dengan petugas administrasi desa dalam rangka mempercepat pencatatan kelahiran bayi baru lahir di desa terkait.

Dari contoh itu, lanjut dia, dapat dilihat pendekatan yang memberdayakan pemerintah hingga melibatkan masyarakat itu mampu menghadirkan perlindungan terhadap anak, dalam hal ini pencatatan kelahirannya. Milen menyampaikan pencatatan kelahiran anak bernilai penting untuk memastikan anak tersebut mendapatkan pelayanan publik dari negara.

"Seorang kepala desa di sana menyampaikan bahwa tanpa akta kelahiran, seorang anak tidak tergapai oleh layanan publik," ucap Milen.



Dalam sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) itu, Milen juga menyinggung mengenai sebuah pepatah dari Afrika. Pepatah itu menyebutkan bahwa dibutuhkan seluruh desa untuk membesarkan seorang anak.

Sejalan dengan itu Milen mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat, untuk menghadirkan perlindungan bagi anak.

"Mari kita jalani perjalanan ini bersama-sama untuk membangun komunitas yang lebih kuat, lebih aman, dan lebih penuh kasih, bagi setiap anak mulai dari desa," ucapnya.

Ia juga mengingatkan keberhasilan mencapai perlindungan anak yang berjangka panjang dan berkelanjutan bergantung pada dukungan yang menyeluruh dari beragam pihak terkait.

  • Chief of Child Protection UNICEF Indonesia Milen Kidane

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.