Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian Orang Hilang di Gunung Merbabu Terus Dilakukan

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Pencarian Orang Hilang di Gunung Merbabu Terus Dilakukan Doc: Antaranews
Ket. Tim relawan berkoordinasi gabungan melakukan pencarian survivor dari basecamp Timboa, Kecamatan Gladagsari, Selasa (22/4). Awalnya, pendaki bernama Sugeng berpamitan ke isteri untuk berkemah di gunung Merbabu via Timboa pada Jumat pagi.

Boyolali - Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR terus mengintensifkan usaha untuk menemukan Sugeng Prawoto (50), pendaki asal Tlogorejo, Kabupaten Temanggung. Sebelum diketahui hilang kontak, Sugeng Parwoto dan sejumlah pendaki lainnya itu disebut terkena badai di Pos 5.

Sugeng mendaki ke Gunung Merbabu sendirian pada Jumat (18/4), seusai salat Jumat. Dia lalu bertemu dengan teman-teman sesama pendaki sebanyak enam orang di pos 5.

Jika sebelumnya pencarian difokuskan pada jalur antara Pos 1 hingga Pos 3, hari ini area pencarian diperluas hingga ke puncak Merbabu.

"Menurut informasi teman-teman yang bertemu dengan Pak Sugeng sebelum terjadi badai, badai itu kan terjadi pukul 02.00 WIB dini hari jadi Sabtu (19/4) dini hari itu, Pak Sugeng dari sore sampai malam masih bersama rekan-rekan. Walaupun bukan satu tim, mereka bertemu di Pos 5," kata Koordinator Posko Operasi SAR, Tri Puji Sugiharto, kepada para wartawan di Posko Operasi SAR pencarian survival di Basecamp Timboa, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Selasa (22/4).

Tri menyebut pada malam itu, Sugeng dan para pendaki lainnya sempat makan bersama. Namun, masing-masing berada di tendanya sendiri.

"Kemudian jam 02.00 WIB dini hari Sabtu (19/4) itu terjadi badai. Paginya teman-teman (pendaki) yang ketemu Pak Sugeng kaget, Pak Sugeng itu sudah tidak ada di tempat," terangnya.

Disebutkan para pendaki hanya menemukan sepatu, empat botol air minum dengan tiga yang sudah kosong, dan sarung tangan. Barang-barang itu berada di tenda survival.

"Untuk tenda dan (tas) carrier dibawa Pak Sugeng," imbuh dia.

Keenam pendaki itu sempat melakukan pencarian hingga Pos 6 atau di puncak. Namun, tidak menemukan Sugeng.

Pencarian terhadap pendaki hilang ini juga melibatkan koordinasi lintas sektoral, basecamp di Jalur-jalur pendakian di Merbabu telah dihubungi, untuk melakukan observasi. Jika bertemu dengan orang dengan ciri-ciri tubuh kurus, berjenggot, kulit sawo matang, dan terakhir mengenakan pakaian warna abu-abu dan celana biru donker agar diinformasikan ke posko.

"Dari pelacakan telepon selulernya, terlacak terakhir di antara pos 2 dan pos 3," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.