Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mayoritas Kebakaran karena Korsleting Listrik

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mayoritas Kebakaran karena Korsleting Listrik Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Rumah terbakar di Jalan Taman Surya 5, RT 09 RW 11 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/4) malam.

JAKARTA – Penyebab utama kebakaran di wilayah Jakarta dalam dua tahun terakhir: 2023 dan 2024 umumnya karena arus pendek listrik (korsleting). “Kebakaran di Jakarta kebanyakan karena korsleting listrik,” tutur Ketua Sub Kelompok Pencegahan BPBD Provinsi Jakarta, Rian Sarsono, Selasa (22/4).

Menurutnya, kebakaran akibat korsleting listrik terjadi 607 kali dari 864 kejadian pada tahun 2023. Kemudian untuk tahun lalu, korsleting 541 kali dari 789 kebakaran. “Korsleting listrik berarti kebakaran berasal bukan dari luar, tetapi dari dalam rumah,” ujarnya.

Dia mengungkapkan data tersebut dalam acara “Cegah Kebakaran Mulai dari Rumah: GEMPAR, Aksi Nyata Punya APAR” di Jakarta, Selasa. Penyebab lain kebakaranadalah tabung gas, pembakaran sampah, dan lilin.

Rian menyampaikan, wilayah dengan kejadian kebakaran terbanyak pada tahun 2023 adalah Jakarta Timur (223), diikuti Jakarta Barat (205), Jakarta Selatan (164), Jakarta Utara (157), Jakarta Pusat (110), dan Kepulauan Seribu (5).

Lalu tahun lalu, Jakarta Timur masih menduduki posisi pertama (217), lalu Jakarta Barat (202), Jakarta Selatan (143), Jakarta Utara (130), Jakarta Pusat (96), dan Kepulauan Seribu (1). “Listrik dan rumah tinggal menjadi poin utama cara meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran mulai dari rumah,” kata Rian.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disaster Risk Reduction Center (DRRC) Universitas Indonesia, Prof Fatma Lestari berkaca pada sumber terbanyak kebakaran yakni korsleting listrik, maka dia menilai perlu peningkatan pemahaman warga terkait electrical safety.

Kemudian, dari sisi waktu kejadian, mayoritas terjadi malam hari atau dini hari. Lalu, lokasi awal api karena berasal dari sumber listrik bisa jadi ruang keluarga maupun kompor dapur. “Di samping itu, kondisi sosial ekonomi adalah perumahan padat penduduk dan instalasi listrik yang tidak standar,” katanya.

Sedangkan kebakaran tahun ini sudah mencapai 116 kasus dari 526 kejadian kebakaran di Jakarta bisa diatasi sendiri oleh warga menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). “Penanganan kebakaran berhasil tatkala warga bisa memadamkannya sehingga konsekuensi dan kerugian yang ditimbulkan relatif kecil,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Dinas Gulkarmat Jakarta, Saepuloh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.