Gregoria Absen, Putri KW Jadi Tunggal Pertama Putri Piala Sudirman

Rabu, 23 Apr 2025, 07:20 WIB

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari tim bulu tangkis Indonesia menjelang keberangkatan ke Piala Sudirman 2025 di Xiamen, Tiongkok. Tunggal putri andalan, Gregoria Mariska Tunjung, dipastikan absen setelah didiagnosis mengalami vertigo.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa Gregoria harus menjalani istirahat total selama beberapa hari berdasarkan rekomendasi tim medis. “Gregoria harus istirahat total beberapa hari untuk memulihkan kondisinya,” ujar Eng Hian dalam keterangan resmi yang dirilis tim media PBSI, Selasa (22/4).

Ket. Foto: Gregoria Mariska Tunjung — Sumber: ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Sebagai pengganti, PBSI menunjuk Ester Nurumi Tri Wardoyo. “Sesuai dengan persetujuan BWF, posisi Gregoria akan digantikan oleh Ester,” jelas Eng Hian. Dengan perubahan ini, Putri Kusuma Wardani naik menjadi tunggal putri utama, sedangkan Ester mengisi slot kedua.

Absennya Gregoria sebenarnya sudah terendus saat tidak tampil dalam laga simulasi sekaligus acara pelepasan tim di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (21/4). Dalam sesi tersebut, Ester turun menghadapi Putri sebagai simulasi laga tunggal putri.

Piala Sudirman 2025 akan berlangsung pada tanggal 25 April hingga 4 Mei di Xiamen. Tim Indonesia tergabung di Grup D bersama India, Denmark, dan Inggris. PBSI memasang target tinggi: menembus babak final.

Ketua Umum PBSI, Muhammad Fadil Imran, menegaskan bahwa target ini menjadi bagian dari proses transformasi dan regenerasi bulu tangkis nasional yang telah dimulai sejak dia menjabat Agustus 2024. “PBSI menyiapkan tim ini secara serius dari aspek teknik, fisik, hingga mental,” ujarnya.

Laga simulasi yang digelar di Pelatnas diawali oleh partai ganda campuran antara Gloria Emanuelle Widjaja/Dejan Ferdinansyah melawan Pitha Haningtyas Mentari/Rinov Rivaldy. Pertandingan disaksikan langsung oleh Menpora Dito Ariotedjo, Wamenpora Taufik Hidayat, dan Ketua Umum PBSI.

Menpora Dito memberi apresiasi terhadap kesiapan tim nasional, serta berharap Indonesia mampu membawa pulang kembali Piala Sudirman, gelar yang terakhir diraih pada edisi perdana tahun 1989. “Kami optimistis para atlet bisa tampil maksimal dan berprestasi,” ujar Dito.

Rinov Rivaldy, usai pertandingan simulasi, menilai persiapan tim sudah matang. “Sejauh ini persiapan cukup bagus. Kita tinggal maintain kondisi jelang keberangkatan dan pertandingan,” ujarnya. ben/G-1

  • Piala Sudirman 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.