Semangat Kartini di Stasiun Tawang Semarang Cerminkan Filosofi Perempuan Jawa yang Anggun, Bijaksana, dan Kuat

Selasa, 22 Apr 2025, 15:48 WIB

SEMARANG – Di tengah hiruk pikuk Stasiun Semarang Tawang, deretan perempuan tampil anggun berlenggak-lenggok mengenakan busana penuh karakter.

Panggung tak biasa ini bukan berada di atas catwalk, melainkan di jantung salah satu stasiun tersibuk di Jawa Tengah. Pagelaran bertajuk Fashion Show “Wanita Hebat 2025” menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (21/4).

Ket. Foto: Para penari di Fashion Show “Wanita Hebat 2025” di Stasiun Tawang Semarang, Kota Seamrang, Jawa Tengah. — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Dengan iringan musik yang lembut, para model mempersembahkan karya rancangan Faneytte Atelier — koleksi busana yang mencerminkan kekuatan, keanggunan, dan daya cipta perempuan modern.

Tak sekadar pameran mode, pertunjukan ini membawa pesan kuat: perempuan Indonesia masa kini terus melangkah maju, tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai luhur yang diwariskan RA Kartini.

“Melalui pagelaran ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat Kartini dalam konteks kekinian. Perempuan Indonesia masa kini memiliki peran penting di berbagai sektor, dan semangat itu kami tampilkan dalam bentuk karya fashion yang artistik dan penuh makna,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Tak berhenti di panggung mode, kegiatan ini turut diramaikan oleh penampilan tarian tradisional dari Komunitas Perbawa (Perempuan Berkebaya Jawa).

Dengan gerak yang lemah gemulai namun penuh ketegasan, para penari menghadirkan filosofi perempuan Jawa: anggun, bijaksana, sekaligus kuat.

Tarian itu seperti narasi hidup RA Kartini yang kini menyatu dalam denyut modernitas zaman.

Suasana di stasiun pagi itu pun berubah. Para penumpang, yang awalnya hanya menanti keberangkatan, disuguhi pengalaman tak terduga.

Beberapa mengabadikan momen dengan ponsel mereka, tersenyum, bahkan terharu. Salah satunya Nurjanah, penumpang KA Argo Muria tujuan Jakarta, yang tak menyangka dirinya akan menjadi bagian dari perayaan tersebut.

“Saya nggak nyangka ada acara seperti ini di stasiun, rasanya seperti disambut secara spesial. Fashion show dan tarian tradisionalnya keren, terus dapat bunga juga. Terima kasih KAI, ini pengalaman yang menyenangkan dan membanggakan sebagai perempuan,” ujar Nurjanah sambil memegang setangkai bunga yang dibagikan khusus untuk para penumpang wanita.

Momen sapa pelanggan dan pembagian bunga oleh KAI Daop 4 Semarang memang menjadi bagian dari peringatan ini.

Sentuhan sederhana namun bermakna, sebagai bentuk apresiasi atas peran perempuan, baik di kehidupan sosial maupun dalam perjalanan hidup sehari-hari.

“Melalui momen peringatan Hari Kartini ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa setiap perempuan adalah inspirasi, dan KAI akan terus mendukung kesetaraan serta kemajuan perempuan di lingkungan kerja dan layanan kepada pelanggan,” tutup Franoto.

Peringatan Hari Kartini kali ini bukan sekadar seremoni, tapi sebuah persembahan penuh makna. Di antara rel dan ritme keberangkatan kereta, semangat Kartini hidup — dalam karya, dalam gerak, dan dalam setiap perempuan hebat yang hadir hari itu.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.