Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Garut Menyiapkan Relokasi Rumah Warga Korban Tanah Bergerak

📅 Senin, 21 Apr 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Garut Menyiapkan Relokasi Rumah Warga Korban Tanah Bergerak Doc: ANTARA
Ket. Kondisi rumah terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sawahjoho Desa/Kecamatan Singajaya Kabupaten Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat menyampaikan sudah siap untuk merelokasi warga yang rumahnya terdampak bencana alam tanah bergerak di Kampung Sawahjoho Desa/Kecamatan Singajaya agar aman dari ancaman bahaya bencana itu.

"Sekarang kita persiapan untuk membeli lahan untuk relokasi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, kepada wartawan di Garut, Senin (21/4).

Ia menuturkan, pemerintah daerah sudah meninjau langsung pemukiman rumah penduduk di Kampung Sawahjoho Desa Singajaya Kecamatan Singajaya, yang selama ini terdampak, dan sudah terjadi pergerakannya sejak 27 Juni 2024, namun tidak masif.

Pemkab Garut, kata dia, sudah melakukan penanganan bagi masyarakat yang terdampak dengan menyalurkan bantuan pangan, dan infrastruktur lainnya agar masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan aman.

"Penanganan sendiri sedang berlangsung, pengungsi sudah kita berikan kebutuhan sehari-harinya melalui Dinsos," katanya.

Ia menyampaikan, penanganan lainnya yang dilakukan oleh pemerintah daerah yakni meminta Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian daerah yang dilanda bencana tanah bergerak.

PVMBG juga, katanya, melakukan kajian untuk mengecek kondisi tanah relokasi yang layak terutama aman dari potensi bencana alam yang lokasinya tidak jauh dari kampung itu.

"Sudah ada lahan hasil analisis PVMBG, kita tinggal memilihnya, dan melakukan negosiasi harga, termasuk bekerja sama dengan konsultan," katanya.

BPBD Garut mencatat warga yang terdampak langsung bencana tanah bergerak dan harus direlokasi sebanyak 18 kepala keluarga (KK), dan daerah terancam bahaya sebanyak 29 KK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.