Lestarikan Gua Selomangleng, Pemkot Kediri Gelar Aksi Tanam Pohon

Senin, 21 Apr 2025, 19:52 WIB

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengajak serta berbagai macam lembaga masyarakat menanami pohon di area Gua Selomangleng, kota setempat, untuk menjaga lingkungan.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengemukakan kelestarian di area Gua Selomangleng Kediri yang berada di area Gunung Klotok (536 meter di atas permukaan laut) harus terus dijaga.

Ket. Foto: Kegiatan penanaman pohon di kawasan Gua Selomangleng Kediri, Jawa Timur, Senin (21/4). — Sumber: ANTARA/Asmaul

"Gunung Klotok salah satu ikon Kota Kediri, harus terus dijaga kelestariannya. Jangan sampai membuang sampah sembarangan, harus dijaga kebersihannya di sekitar gunung," katanya dalam peringatan Hari Bumi di Gua Selomangleng Kediri, Senin (21/4).

Ia menambahkan Pemkot sengaja melibatkan berbagai komunitas atau lembaga masyarakat untuk ikut serta menjaga kelestarian di wisata Gua Selomangleng Kediri, termasuk dengan menanami pohon.

Ada beberapa titik yang menjadi lokasi penanaman. Selain tanaman kayu, ada juga tanaman bunga, sehingga ke depan diharapkan menjadi lebih menarik lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Imam Muttakin menambahkan di lereng Gunung Klotok masih ada beberapa bagian yang belum tertanami pohon.

Dengan adanya penanaman itu, diharapkan bisa mencegah erosi serta mempercantik lokasi. Ada beberapa jenis tanaman seperti ketapang, trembesi, pohon mangga hingga bunga tabebuya. Jumlahnya mencapai mencapai 10.000 batang pohon.

"Kami ingin kawasan Selomangleng ada spot khusus bagus untuk dokumentasi dengan tabebuya. Kami harapkan ada spot di kawasan ini untuk publikasi bagus. Ada warna pink, ungu. Khusus akses sepanjang kanan kiri tabebuya," kata dia.

Pihaknya menambahkan berbagai macam tanaman itu salah satunya ada kontribusi dari pemborong pelaksana tol akses bandara. Adanya pemotongan pohon di jalur hijau diberikan kompensasi pemberian bibit. Diharapkan satu tahun ke depan untuk tabebuya sudah bisa berkembang.

Tak hanya di Kawasan Selomangleng Kota Kediri saja, penanaman pohon ini juga dilakukan serentak di 46 kelurahan dan empat sekolah yang ada di Kota Kediri.

Dalam rangkaian peringatan Hari Bumi itu, sekaligus juga peringatan Hari Kartini. Rombongan terlebih dahulu berangkat dari Balai Kota Kediri dengan naik vespa.

Dengan mengenakan baju tradisional, rombongan berangkat bersama-sama ke lokasi Gua Selomangleng Kediri.

Setelah sampai diadakan apel dan tanam pohon bersama. Acara juga dihadiri dari jajaran OPD Kota Kediri, perwakilan perguruan tinggi, hingga perwakilan dari forkopimda kota setempat dan masyarakat. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.