Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Stabil Setelah Libur Panjang

📅 Senin, 21 Apr 2025, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Stabil Setelah Libur Panjang Doc: AKR
Ket. SPBU BP

JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Shell, Vivo, dan BP pada pekan keempat April, setelah libur panjang akhir pekan, tidak mengalami perubahan sejak awal April 2025.

Dikutip dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin (21/4), harga BBM di SPBU Pertamina tidak mengalami perubahan sejak 29 Maret 2025.

Rincian harga BBM SPBU Pertamina di provinsi dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk Jakarta, sebagai berikut:

Pertalite: Rp10.000 per liter;
Pertamax: Rp12.500 per liter;
Pertamax Turbo: Rp13.500 per liter;
Pertamax Green 95: Rp13.250 per liter;
Dexlite: Rp13.600 per liter; dan
Pertamina Dex: Rp13.900 per liter.

Sementara itu, harga BBM di SPBU Shell juga tidak mengalami perubahan sejak 1 April 2025. Adapun rincian harga BBM di SPBU Shell sebagaimana yang dikutip dari laman resmi SPBU Shell adalah sebagai berikut:

Shell Super: Rp12.920 per liter;
Shell V-Power: Rp13.370 per liter;
Shell V-Power Diesel: Rp14.060 per liter; dan
Shell V-Power Nitro+: Rp13.550 per liter.

Selanjutnya, harga BBM di SPBU BP juga tercatat tidak berubah sejak 1 April 2025. Berikut ini adalah rincian harga BBM di SPBU BP:

BP 92: Rp12.800 per liter;
BP Ultimate: Rp13.370 per liter; serta
BP Diesel Ultimate: Rp14.060 per liter.

Di sisi lain, harga BBM di SPBU Vivo sempat turun Rp100 per liter untuk BBM jenis Revvo 90 pada awal April 2025. Dikutip dari akun resmi instagram SPBU Vivo dari Jakarta, Sabtu (5/4), harga Revvo 90 turun Rp100 per liter, dari yang sebelumnya Rp12.800 per liter menjadi Rp12.700 per liternya.

Berikut ini adalah rincian harga BBM di SPBU Vivo:

Revvo 90: Rp12.700 per liter;
Revvo 92: Rp12.920 per liter;
Revvo 95: Rp13.370 per liter; dan
Diesel Primus Plus: Rp14.060 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.