Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut RSUD Bari Palembang Diperiksa Jaksa atas Perkara Korupsi PMI

📅 Senin, 21 Apr 2025, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut RSUD Bari Palembang Diperiksa Jaksa atas Perkara Korupsi PMI Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kejaksaan Negeri Palembang Hutamrin (tengah) didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Ario Apriyanto Gopar (kanan) dan Kepala Subbagian Pembinaan Iwan Setiadi (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang.

PALEMBANG – Penyidik tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri Palembang memeriksa Sekretaris Palang Merah Indonesia Kota Palembang yang juga menjabat sebagai Dirut RS Bari, dr. Makiani, dan 10 saksi lainnya terkait dengan perkara korupsi di PMI setempat, Senin (21/4).

Makiani diketahui sudah beberapa kali dipanggil sebagai saksi karena jabatannya di organisasi PMI Kota Palembang tersebut.

Selain Makiani, ada 10 anggota PMI Kota Palembang yang diperiksa dan dimintai keterangan untuk lengkapi berkas perkara korupsi tersebut.

"Hari ini ada 11 orang yang diperiksa, termasuk Makiani, Dirut RSUD Bari," kata Kasipidsus Kejari Palembang, Achmad Arjansyah Akbar, melalui Kasubsi Intelijen Fachri.

Fachri menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut untuk melengkapi berkas perkara dua tersangka bernama Fitrianti dan Dedi.

"Kami hanya melengkapi pemberkasan hari ini," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Palembang sudah menetapkan tersangka sebanyak dua orang, yakni Ketua PMI, Fitrianti Agustinda, mantan Wakil Wali Kota Palembang dan suaminya Kabid UPTD PMI Dedi Sipriyadi yang juga anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi NasDem.

Keduanya disangkakan melakukan tindakan melawan hukum dengan menyalahgunakan dana hibah dan dana uang ganti darah PMI Kota Palembang yang menyebabkan potensi kerugian negara.

Disebutkan pula mereka yang diperiksa pada hari ini, yakni Makiani, H (Sekretaris PMI), L (Kabid Kesehatan PMI), dr. S (Ka UTD PMI 2020), HA (anggota PMI), Y (anggota PMI), AAA (anggota PMI), MA (anggota PMI), AB (Wakil Sekretaris PMI), KA (anggota PMI), dan MF (anggota PMI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.