Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Adanya Prediabetes, Masyarakat Diajak Kontrol Gula Darah Sejak Dini

📅 Senin, 21 Apr 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Deteksi Adanya Prediabetes, Masyarakat Diajak Kontrol Gula Darah Sejak Dini Doc: Kalbe
Ket. Kalbe Nutritionals melalui Diabetasol memperingati Hari Diabetes Nasional pada 29 Juli 2023 di Surabaya. Pada acara ini dilakukan pemeriksaan gula darah untuk mendeteksi adanya prediabetes.

JAKARTA - Memperingati Hari Diabetes Nasional yang diperingati setiap 18 April, Kalbe Nutritionals melalui DiabetaCare dan Diabetasol menghadirkan kampanye #SejutaJari #PunyaDia. Sebuah bentuk gerakan edukatif sekaligus ajakan untuk melakukan deteksi dini serta pengelolaan prediabetes dan diabetes secara proaktif.

Melalui kampanye ini, DiabetaCare dan Diabetasol mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dengan rutin melakukan pemeriksaan gula darah. Inisiatif ini menyoroti pentingnya pemeriksaan gula darah secara berkala sebagai langkah awal yang krusial dalam mendeteksi kadar gula darah dan menjaga kualitas hidup.

Data dari hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa 8 dari 10 orang tidak menyadari mereka berisiko atau telah mengidap prediabetes hingga diabetes. Sedangkan data dari International Diabetes Federation menunjukkan Indonesia berada di peringkat kelima dunia untuk jumlah diabetesi, dan diperkirakan naik ke peringkat keempat pada 2045.2

“Dengan pemeriksaan rutin dan dukungan nutrisi yang tepat, prediabetes dapat dicegah, dan diabetesi dapat mengelola gula darahnya dengan baik," ungkap dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals, melalui keterangan tertulis pada hari Senin (21/4).

Fakta ini diperkuat oleh Riset Kesehatan Dasar Kemenkes RI 2023 yang mencatat peningkatan prevalensi diabetes menjadi 11,7 persen pada usia di atas 15 tahun. Sayangnya, masih banyak mitos dan kesalahpahaman seputar diabetes, termasuk anggapan bahwa ini hanya menyerang orang tua atau hanya karena konsumsi gula berlebih.

Dr. dr. Soebagijo Adi Soelistijo, SpPD, K-EMD, FINASIM, FACP, Ketua Persadia Surabaya, mengatakan, dampak diabetes tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri saja, namun keluarga dan orang- orang terdekat pun ikut merasakan beban emosional dan tantangan finansial. Kondisi ini bisa menimbulkan tekanan psikologis dan mengganggu keseimbangan kehidupan sehari-hari.

Namun, perubahan kecil dalam pola hidup seperti makan lebih sehat, lebih aktif bergerak, dan rutin memantau gula darah, jika dilakukan secara konsisten, mampu membawa perubahan besar. Risiko diabetes bisa dikendalikan, dan kualitas hidup pun meningkat secara nyata.

"Risiko prediabetes dan diabetes bisa menghampiri siapapun. Tanpa deteksi dini dan pengelolaan yang tepat, prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes, dan diabetes dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius yang sebenarnya dapat dicegah. Pola makan seimbang, olahraga teratur, dan manajemen stres juga menjadi faktor penting dalam pencegahan diabetes dan pengelolaan gula darah," jelas Soebagijo.

Dalam kampanye #SejutaJari #PunyaDia, DiabetaCare dan Diabetasol mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan aksi nyata dengan melakukan perubahan pola hidup yang lebih sehat yang mencakup pengaturan pola makan, cek gula darah, dan olahraga, serta mengingatkan bahwa kepedulian terhadap prediabetes dan diabetes adalah tanggung jawab bersama.

“Kampanye ini merupakan bagian dari inisiatif ‘Stand by You’ yang juga bertujuan mendorong perubahan gaya hidup melalui tiga pendekatan utama, yaitu aksi nyata, peningkatan kesadaran, dan motivasi dari hati. Kampanye ini dimulai bertepatan dengan Hari Diabetes Nasional di Surabaya pada akhir April hingga November mendatang, bertepatan dengan Hari Diabetes Sedunia,” ujar Group Brand Manager Kalbe Nutritionals, Helly Oktaviana.

Sebagai solusi pengelolaan diabetes, Kalbe Nutritionals melalui produknya, Diabetasol nutrisi praktis kontrol gula darah yang diperkaya dengan kandungan isomaltulosa sebagai keunggulan utama memberikan rasa kenyang lebih lama dan untuk mencegah lonjakan gula darah. Sementara DiabetaCare, susu cegah diabetes, dengan formula Procare yang mengandung multifiber, kromium, dan selenium, untuk mendukung Indonesia menekan angka prevalensi diabetes.

Perubahan kecil memberikan dampak yang besar untuk perbaikan kualitas hidup bagi masyarakat Indonesia. Melalui #SejutaJari #PunyaDia, Kalbe mengajak masyarakat untuk memulai dari satu langkah kecil yang berarti.

“Bersama-sama, kita bisa mencegah diabetes mulai dari diri sendiri dan keluarga tercinta. Karena ketika gula darah aman, hidup pun jadi lebih nyaman, satu gerakan, sejuta harapan, sejuta cinta. Hanya DiabetaCare - Diabetasol yang bisa Stand by You,” terang Helly.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.