Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir di Lampung Selatan Disebabkan Drainase Tersumbat

📅 Senin, 21 Apr 2025, 19:58 WIB | Oleh:
Banjir di Lampung Selatan Disebabkan Drainase Tersumbat Doc: ANTARA/Riadi Gunawan
Ket. Petugas BPBD Lampung Selatan melakukan pembersihan drainase dari tumpukan sampah di salah satu lokasi banjir di Kecamatan Kalianda.

LAMPUNG SELATAN - Kepala pelaksana (BPBD), Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Ariswandi, di Kalianda, Senin (20/4), menyebutkan banjir yang melanda wilayah tersebut akibat penyumbatan drainase dan curah hujan yang tinggi.

"Ada penyempitan gorong-gorong dan penyumbatan sampah serta curah hujan saat ini khususnya di Lampung Selatan cukup tinggi," kata dia.

Menurutnya, akibat dari penyumbatan tersebut menjadikan air meluap saat hujan turun.

"Hampir seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan terdampak banjir, pada Minggu (20/4) pagi," katanya.

Tim BPBD, Damkarmat bersama TNI polri melakukan pembersihan ranting pohon yang menyumbat sejumlah drainase yang mengakibatkan banjir di Lampung Selatan.

"Saat ini tim BPBD bersama instansi terkait juga sedang melakukan pembersihan drainase agar air tersebut tidak tersumbat dan banjir bisa cepat surut," katanya.

Menurut dia, debit air yang cukup besar menyebabkan material berupa sisa potongan bambu dan ranting terbawa arus air, sehingga terjadi penyumbatan pada saluran drainase yang memicu air meluap lalu menerjang jalan dan pemukiman warga.

Akibat dari peristiwa itu, kata dia tidak menimbulkan korban jiwa, hanya saja mengakibatkan kerusakan lingkungan serta jalanan yang banyak tertutup material lumpur.

"Sampai dengan saat ini tim BPBD masih melakukan pendataan terhadap desa mana saja yang terdampak dan berapa rumah warga yang terendam," ujarnya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada mengingat curah hujan di daerah tersebut masih cukup tinggi.

"Petugas BPBD juga melakukan sosialisasi penanganan bencana dan mengimbau warga agar tetap waspada terhadap ancaman bencana alam," ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.