Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ular Sanca Tiga Meter Dievakuasi Damkarmat Lamsel dari Atap Rumah Warga

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 20:06 WIB | Oleh:
Ular Sanca Tiga Meter Dievakuasi Damkarmat Lamsel dari Atap Rumah Warga Doc: ANTARA/HO/Damkarmat Lamsel
Ket. Seekor ular sanca berukuran tiga meter yang berada di sela-sela atap rumah warga di Desa Wayhui, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

LAMPUNG SELATAN - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengevakuasi seekor ular sanca berukuran tiga meter dari atap rumah milik warga setempat.

Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah di Kalianda, Minggu (20/4), mengatakan setelah hujan deras pada Sabtu (19/4), membuat sejumlah wilayah terdampak banjir, sehingga sejumlah hewan seperti ular keluar dari sarangnya.

"Tadi pagi sekitar pukul 06.10 WIB, petugas Damkarmat dari posko Jati Agung berhasil mengevakuasi ular dari atap rumah milik Sriyani, warga Desa Wayhui, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan," kata dia.

Ia menuturkan ular yang berhasil dievakuasi oleh petugas tersebut berjenis sanca kembang berukuran kurang lebih tiga meter.

Ia menjelaskan kronologi kejadian bermula saat Sriyani melihat ada seekor ular besar yang sedang merayap di sela kayu atap rumahnya.

Setelah melihat ular tersebut, katanya, Sriyani menelepon ke call center Damkar dan penyelamatan posko Jati Agung, untuk meminta bantuan mengevakuasi ular sanca.

"Ibu Sriyani selaku pemilik rumah menghubungi call center Damkarmat Lampung Selatan posko Jati Agung meminta tolong untuk mengevakuasi ular sanca di rumahnya. Mendapati laporan tersebut, anggota Piket Posko Jati Agung langsung merespons dan menuju kediaman Ibu Sriyani, tiba pukul 06:15 WIB dan langsung melakukan tindakan evakuasi, selesai pukul 06:25 WIB," ucapnya.

Dia mengatakan setelah ular sanca tersebut diamankan, petugas membawa dan melepaskan ular tersebut ke tempat yang jauh dari pemukiman warga.

Rully mengimbau agar warga segera melapor ke Pos Damkar apabila menemukan ular sanca ataupun sejenis lainnya yang bisa membahayakan warga di lingkungan tempat tinggal.

"Petugas kami punya keahlian dan siap membantu evakuasi hewan berbisa seperti ular. Warga jangan evakuasi sendiri, karena sangat berbahaya, bahkan dapat mengancam nyawa," ujar dia.

Menurutnya, hingga saat ini petugas Damkarmat Lampung Selatan berhasil mengevakuasi 50 ekor ular dari rumah warga di daerah itu.

"Selama dari Januari sampai April 2025, petugas kami berhasil mengevakuasi puluhan lah, kalau dihitung kurang lebih 50 ekor," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Megapolitan
Polda Metro Selidiki Dugaan...

Cegah Stunting, Dinkes Baubau Manfaatkan Aplikasi REMILA

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Cegah Stunting, Dinkes Baub...
Nasional
Kapolda Metro Jaya Minta Po...
Nasional
Wamentan Muhammad Saleh Mus...
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.