Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Lampung Selatan Catat 403 Rumah Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 07:57 WIB | Oleh:
BPBD Lampung Selatan Catat 403 Rumah Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi dan membantu warga membersihkan rumah dari sisa banjir.

Sejumlah rumah warga di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan dilaporkan terendam banjir  akibat curah hujan yang cukup tinggi pada Sabtu, (19/4).

Berdasarkan pantauan di salah satu lokasi banjir di Dusun 3 Desa Hara Banjar Manis, pada Sabtu pukul 23.00 WIB hingga 00.00 WIB, tampak beberapa rumah warga tergenang air dan sejumlah warga saling membantu menyeberangi banjir yang cukup deras untuk dievakuasi.

Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, di Kalianda Minggu menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi dan membantu warga membersihkan rumah dari sisa banjir.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pendataan berapa rumah warga dan berapa desa yang terdampak banjir di Lampung Selatan," kata dia

Menurutnya, banjir yang melanda wilayah tersebut akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga membuat sungai-sungai di sekitaran desa meluap.

"Kita baru melakukan pendataan di wilayah Kecamatan Kalianda untuk daerah yang terendam banjir di Kelurahan Way Urang, Ragom Mufakat dan Desa Hara Banjar Manis," katanya.

Ia menjelaskan, banjir yang cukup dalam tersebut membuat aktivitas masyarakat mulai terganggu. Oleh karena itu ia meminta kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi sebab, daerah tersebut masih sering diguyur hujan.

Dirinya memastikan, tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut, namun aktivitas masyarakat terganggu, karena banjir yang cukup tinggi itu membuat beberapa warga harus mengungsi.

"Saat ini banjir sudah surut, warga sekitar dibantu petugas Damkarmat membantu membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.