BNPB Sebut Tak Ada Korban Jiwa dan Kerusakan akibat Gempa 4,6 Magnitudo di Sumatera Barat
Minggu, 20 Apr 2025, 15:20 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa bumi dangkal berkekuatan 4,6 Magnitudo yang mengguncang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, pada Sabtu (19/4) malam.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Minggu (20/4), mengatakan gempa tektonik ini terjadi kemarin malam pada pukul 20.47 WIB. Sumber getaran berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer, dengan jarak enam kilometer arah timur laut Kota Padang Panjang.
BNPB menerima laporan bahwa getaran gempa dirasakan cukup luas oleh masyarakat, meliputi hingga ke Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.
Namun, Abdul mengungkapkan, hingga kini, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun warga yang menjadi korban akibat peristiwa tersebut.
"BNPB mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada akan risiko bencana di wilayah sekitar tempat tinggal," kata dia.
Sebagaimana dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya diketahui bahwa gempa tektonik dangkal di Padang Panjang tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Sianok.
Gempa ini menurut hasil monitoring tim Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mendeteksi bahwa secara seismilogis getaran gempa terdeteksi terjadi di Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, hingga Kota Batusangkar.
Hasil monitoring BMKG hingga kemarin malam pukul 21.09 WIB tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan dan juga memastikan gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Intip Uniknya Inovasi Imigrasi Banda Aceh: Buka Lapak Dokumen Luar Negeri Lewat Gaya Santai
-
Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Pengadaan Alutsista Tak Ganggu Struktur APBN
-
Favorit Juara, Timnas Prancis Masih Mencari Bentuk Ideal
-
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jadikan Sumber Air Bersejarah sebagai Wisata Edukasi
-
Percepat Transisi Energi, EESA Summit 2026 Jadi Jembatan Kolaborasi RI-Tiongkok
-
Sikap China di Dewan Keamanan PBB Terkait Resolusi Selat Hormuz dan Konflik Iran 2026
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.