Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berikut 7 Fakta Menarik Suksesnya Bandara Soetta dan Ngurah Rai Sabet Penghargaan Skytrax

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 12:50 WIB | Oleh:
Berikut 7 Fakta Menarik Suksesnya Bandara Soetta dan Ngurah Rai Sabet Penghargaan Skytrax Doc: Dok. injourney Airport

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) meraih total 8 penghargaan World Airport Awards 2025 dari Skytrax. Seluruh penghargaan itu diberikan kepada 2 bandara yang dikelola InJourney Airports, yaitu Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (6 penghargaan) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (2 penghargaan). 

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi mengatakan pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak. Transformasi yang dijalankan InJourney Airports di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai berjalan dengan baik. Seluruh stakeholders memiliki peran penting dalam menjadikan kedua bandara tersebut memiliki layanan yang jauh lebih baik, dan mendapat pengakuan global.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak atas kolaborasi yang baik sehingga InJourney Airports berhasil meraih pencapaian yang positif pada World Airport Awards 2025 yang digelar Skytrax,” ujar Faik dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/4). 

Pencapaian Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai dalam World Airport Awards 2025 ini sekaligus mengungkap 7 fakta menarik, yaitu: 

1. Penilaian terhadap 330 item
Kedua bandara menjalani proses penilaian terhadap 20 kategori pelayanan yang mencakup 330 item. Penilaian dilakukan melalui metode survei dan audit tim Skytrax. 

Sebanyak 20 kategori yang dinilai adalah Airport Website, Ground Transportation - Signage - Parking, Arrival & Terminal Transfer, Terminal Seating, Terminal Decor/Ambience, Terminal Flooring, Toilet/washroom facilities, Smoking Policy.

Lalu, Business/Internet/Banking, Passenger/Flight Information, Security Screening - Customs/Immigration, Airport Customer Service, F&B, Retail Facilities, Passenger Transit System, Terminal Hotel, Baggage Trolleys, Leisure Facilities, Moving Around The Airport dan Check in Facilities. 

Secara umum, survei yang dilakukan mengevaluasi pengalaman traveler di bandara mulai dari proses check in, kedatangan, transit, area komersial, keamanan dan imigrasi hingga menuju gate keberangkatan. 

Setelah penilaian dilakukan, Skytrax memutuskan memberikan penghargaan kepada Bandara Soekarno-Hatta yakni Peringkat 25 World’s Top 100 Airports, Peringkat 3 Best Airports 2025 (by Size 50 to 60 Million Passengers), Peringkat 9 Best Airports in Asia 2025, Peringkat 10 Best Airport Staff in Asia 2025, Peringkat 10 World Best Airport Immigration Services 2025 dan Pencapaian Certified 4 Star Airport Rating 2025. 

Sementara untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah Peringkat 72 pada kategori World’s Top 100 Airports dan Peringkat 6 Best Regional Airports in Asia 2025.

2. Hasil dari transformasi
Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah dua bandara yang menjadi pilot project dari transformasi yang dijalankan InJourney Airports untuk menjadikan bandara sebagai wajah kebanggaan bangsa. 

Transformasi ini berbasis tiga pilar yaitu Premises (menghadirkan infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan penumpang pesawat), People (staf bandara berkualitas global) dan Process (operasional bandara berbasis ekosistem). Tiga pilar itu diperkuat dengan implementasi teknologi sebagai Enabler. 

Transformasi dijalankan sejak September 2024, dan survei kepada penumpang pesawat untuk menentukan peraih penghargaan World Airport Awards 2025 dilakukan pada Agustus 2024 hingga Februari 2025. Sejalan dengan ini, maka pencapaian kedua bandara InJourney Airports itu merupakan hasil dari transformasi yang dijalankan. 

3. Peringkat tertinggi
Peringkat 25 di dalam daftar 100 bandara terbaik dunia yang dirilis Skytrax merupakan peringkat tertinggi Bandara Soekarno-Hatta hingga saat ini. Begitu juga dengan peringkat 72 yang diraih Bandara I Gusti Ngurah Rai, menjadi yang terbaik sampai saat ini. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.