Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Natuna evakuasi pendaki cedera kaki di Gunung Ranai

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Basarnas Natuna evakuasi pendaki cedera kaki di Gunung Ranai Doc: ANTARA/HO-KPP Natuna
Ket. Tim SAR Gabungan dalam proses mengevakuasi korban dari atas Gunung Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau menggunakan tandu pada Sabtu (19/4) malam.

Natuna -- Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Natuna, Kepulauan Riau, mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami cedera pada kaki, di atas Gunung Ranai.

Kepala KPP Natuna, Abdul Rahman, dikonfirmasi dari Natuna, Minggu mengatakan, evakuasi dilakukan pada Sabtu (19/4) malam. Pendaki seorang remaja bernama Alya (18), warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur.

Informasi pertama kali diterima pada Sabtu (19/4) pukul 18.43 WIB, dari salah seorang anggota tim pendaki.

Korban dilaporkan terpeleset dan mengalami cedera pada kaki saat menuruni gunung bersama rekannya.

“Tim pendaki tersebut berjumlah tujuh orang. Saat kejadian, kondisi sudah mulai gelap dan mereka juga mengalami kelelahan selama perjalanan turun,” katanya.

Saat ditemukan korban diberikan pertolongan pertama, kemudian dievakuasi menggunakan tandu oleh tim SAR dari atas gunung hingga ke bawah, kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Seluruh pendaki ditemukan pada koordinat 3°57'28.08"N 108°21'8.66"E dan berhasil dievakuasi pada pukul 21.40 WIB. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Natuna,” ujar dia.

Proses evakuasi berjalan lancar berkat sinergi antara Basarnas, TNI, Polri, dan beberapa unsur SAR lainnya.

Setelah proses evakuasi korban pada Sabtu malam, di gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu selesai dilakukan, operasi langsung ditutup. Seluruh unsur SAR pun kembali ke satuan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, TNI-Polri, serta semua pihak yang telah membantu proses evakuasi," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.