Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelajar Penajam Ikut Bersaing di Ajang Film Pendek Nasional 2025

📅 Sabtu, 19 Apr 2025, 14:34 WIB | Oleh:
Pelajar Penajam Ikut Bersaing di Ajang Film Pendek Nasional 2025 Doc: Antara Foto
Ket. Aditya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27 Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Aditya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27 Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, ikut bersaing dengan 41 peserta lainnya dalam Nusantara Short Film Festival 2025 gelaran Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

Selain Aditya, satu warga Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya, yakni Kadek Adjie Prabawa Putra juga mendaftar dan siap bersaing dalam Nusantara Short Film Festival gelaran OIKN itu.

"Kami gelar lagi Nusantara Short Film Festival 2025, setelah sukses mengadakan acara serupa pada 2024," ujar Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN Muhsin Palinrungi di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu.

Pendaftaran dibuka pada 27 Maret-18 April 2025, dan sebanyak 42 peserta dari berbagai daerah mendaftar untuk bersaing dalam Nusantara Short Film Festival tersebut.

Peserta yang mendaftar ikut berkompetisi dalam Nusantara Short Film Festival, antara lain dari Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Nunukan, Kota Samarinda, Balikpapan, dan Tarakan, serta dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Kemudian peserta dari beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, serta dari Kota Jakarta juga mendaftar dalam Nusantara Short Film Festival 2025 tersebut.

Menurut dia, pada tahun lalu hanya dikhususkan bagi masyarakat Provinsi Kalimantan Timur, tetapi pada tahun ini dibuka untuk sineas dari seluruh Indonesia dengan juri salah satunya Awi Suryadi sutradara film KKN di Desa Penari dan Pabrik Gula yang banyak menyedot penonton.

Dengan mengusung tema “Nusantara adalah kita, kita adalah Nusantara”, festival film pendek tersebut menjadi ajang unjuk kreasi para sineas berbakat tanah air, juga upaya pengembangan ekonomi kreatif di wilayah Kota Nusantara pada subsektor film, animasi, dan video, serta untuk mensosialisasikan perkembangan ibu kota baru Indonesia kepada masyarakat.

Industri film subsektor ekonomi kreatif yang cukup pesat perkembangannya, kata dia, harus digali terus potensinya dan OIKN kembali memberikan wadah bagi sineas untuk menampilkan karya terbaik.

"Kami yakin karya film pendek sineas hebat dan berbakat bisa menjadi sarana sosialisasi efektif kepada masyarakat luas tentang Kota Nusantara yang terus berkelanjutan,” ujarnya.

Kategori yang diperlombakan pada Nusantara Short Film Festival, yaitu fiksi dan dokumenter, khusus untuk kategori dokumenter, sineas disyaratkan untuk mengambil salah satu titik syuting di kawasan Kota Nusantara.

Para sineas di Indonesia diajak untuk dapat memajukan industri perfilman, salah satunya dengan ikut serta dalam kegiatan Nusantara Short Film Festival 2025 yang didedikasikan khusus untuk seluruh sineas Indonesia.

"Kami sangat yakin kemampuan sineas Indonesia luar biasa dan bisa membawa industri film tanah air ke kancah internasional," ucapnya.

"Sineas yang berkompetisi pada Nusantara Short Film Festival berkesempatan untuk membawa pulang hadiah menarik berupa uang tunai jutaan rupiah dan bonus eksplorasi Kota Nusantara," demikian Muhsin Palinrungi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.