Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Nyeri Tengkuk Akibat Kebiasaan Buruk saat Menggunakan Gawai

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 20:31 WIB | Oleh:
Waspadai Nyeri Tengkuk Akibat Kebiasaan Buruk saat Menggunakan Gawai Doc: ANTARA FOTO/Rahmad
Ket. Arsip Foto - Orang bermain gim online menggunakan gawai.

Jakarta - Dokter spesialis rehabilitasi medik Inge Jiemesha menyampaikan bahwa kebiasaan buruk dalam menggunakan perangkat elektronik seperti terlalu lama menunduk untuk menatap layar gawai bisa menyebabkan nyeri tengkuk.

"Kondisi ini dikenal sebagai gadget neck, yaitu nyeri yang muncul karena posisi kepala menunduk terlalu lama, seperti saat menatap layar ponsel atau laptop," kata dr. Inge Jiemesha, Sp.KFR dari Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam keterangan persnya pada Jumat (18/4).

"Postur tubuh yang tidak ideal saat menggunakan gadget bisa menyebabkan ketegangan otot leher yang terus-menerus. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menurunkan kualitas hidup," katanya.

Guna mencegah masalah kesehatan semacam ini, dia menyarankan pengguna gawai menghindari posisi menunduk dalam waktu lama, menggunakan keyboard eksternal saat bekerja lebih dari 30 menit, dan mengatur posisi layar sejajar dengan tinggi mata.

Kalau tengkuk sudah terlanjur nyeri, dokter Inge mengatakan, sebaiknya menghentikan sejenak penggunaan gawai serta melakukan peregangan ringan untuk meredakan ketegangan otot leher.

Ia menambahkan, obat pereda nyeri dan pelemas otot bisa digunakan bila diperlukan.

"Namun, langkah yang paling penting adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar penanganannya lebih tepat," katanya.

Penanganan medis keluhan nyeri tengkuk biasanya diawali dengan pemeriksaan menyeluruh kondisi otot dan saraf.

Pilihan terapi untuk mengatasi nyeri tengkuk disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Opsi terapi bisa berupa terapi panas atau dingin, elektroterapi, terapi pijat, terapi laser, terapi gelombang kejut, atau latihan fisik.

Dalam beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan penggunaan teknologi terapi modern seperti Redcord yang dirancang untuk membantu mengatasi gangguan otot dan sendi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.