Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TikTok Uji Fitur “Catatan Kaki” untuk Perangi Disinformasi

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 16:10 WIB | Oleh:
TikTok Uji Fitur “Catatan Kaki” untuk Perangi Disinformasi Doc: Bloomberg

TikTok tengah menguji coba fitur baru bernama Catatan Kaki (Footnotes), yang dirancang untuk memberikan konteks tambahan pada video yang berpotensi menyesatkan atau tidak akurat. Fitur ini memiliki kemiripan dengan Community Notes milik platform X (dulu Twitter), yang memungkinkan pengguna menambahkan klarifikasi atau informasi tambahan berbasis komunitas.

Dalam posting blog resminya, TikTok menyebut bahwa catatan kaki akan muncul di samping video dengan tujuan menambahkan “detail bermanfaat yang mungkin terlewatkan.” Catatan ini bersumber dari masukan pengguna dan hanya akan ditampilkan apabila sistem TikTok menilai catatan tersebut bermanfaat. Algoritme perusahaan akan mempertimbangkan konsensus lintas sudut pandang, terutama apakah catatan tersebut disetujui oleh pengguna dengan opini beragam.

Meskipun menghadirkan fitur ini, TikTok menegaskan bahwa Footnotes tidak akan menggantikan program pemeriksaan fakta yang saat ini bekerja sama dengan pihak ketiga. Sistem pemeriksaan fakta itu tetap aktif untuk menandai dan membatasi penyebaran konten yang tidak akurat.

TikTok menjadi platform terbaru yang mengadopsi pendekatan berbasis komunitas untuk menangani misinformasi, menyusul langkah serupa dari X dan Meta. Meta sendiri tahun ini telah menghentikan program pemeriksaan fakta untuk beralih ke pendekatan komunitas seperti ini.

Uji coba awal Footnotes akan dilakukan di Amerika Serikat. Namun, peluncuran fitur ini terjadi di tengah ketidakpastian hukum bagi TikTok di AS. Undang-undang keamanan nasional mengharuskan ByteDance, induk perusahaan asal Tiongkok, untuk menjual operasional TikTok di AS sebelum pertengahan Juni 2025—jika tidak, aplikasi tersebut berisiko dilarang.

Fitur ini menunjukkan langkah TikTok untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan di tengah sorotan tajam terhadap konten serta pengaruh algoritmanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.