Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pagi Minum Kopi, Siang Malah Loyo? Ini Tips Memilih Jam Ngopi yang Tepat!

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Pagi Minum Kopi, Siang Malah Loyo? Ini Tips Memilih Jam Ngopi yang Tepat! Doc: Freepik
Ket. Illustrasi secangkir kopi

Bagi banyak orang, kopi bukan sekadar minuman, tapi ritual penting untuk memulai hari. Secangkir kopi di pagi hari sering dianggap sebagai penyelamat dari rasa kantuk dan pemicu semangat.

Tapi, tahukah kamu, kebiasaan ini justru dapat berdampak buruk bagi tubuh?

Meski kafein dalam kopi memang terbukti mampu meningkatkan energi, waktu konsumsinya sangat memengaruhi efektivitas bahkan dampaknya bagi kesehatan. Menurut laporan dari Independent.co.uk, pagi hari justru bukan waktu yang ideal untuk menyesap kopi.

Kopi vs Kortisol: Pertarungan Energi Alami Tubuh
Di pagi hari, tubuh kita secara alami memproduksi kortisol hormon yang membantu kita bangun dan tetap waspada. Nah, kafein dalam kopi ternyata bisa mengganggu produksi hormon ini. 

Akibatnya, tubuh jadi lebih bergantung pada kafein sebagai sumber energi, dan kemampuan alami tubuh untuk bangun sendiri pun bisa menurun.

Inilah alasan mengapa banyak orang merasa kopi pagi hari makin lama makin tidak mempan bukan karena tubuh terbiasa, tapi karena fungsi kortisolnya terganggu.

Jadi, Kapan Waktu Terbaik untuk Menikmati Kopi
Jangan khawatir, bukan berarti kamu harus berhenti minum kopi. Yang penting adalah mengatur waktu konsumsinya. Waktu paling ideal untuk menikmati kopi adalah antara pukul 10 pagi hingga tengah hari, atau dari pukul 2 hingga 5 sore, saat kadar kortisol menurun dan tubuh lebih siap menerima kafein.

Bahaya Menyeruput Kopi Saat Perut Kosong
Selain itu, menurut ahli gizi Carlyn Rosenblum, minum kopi sebelum makan dapat mengacaukan kestabilan kortisol. 
Ketika perut kosong, lonjakan hormon stres bisa berlangsung sepanjang hari, menyebabkan kelelahan, kabut otak, hingga keinginan makan makanan manis secara berlebihan. Sebaiknya, nikmati kopi setelah sarapan atau minimal setelah ngemil sehat.

Jangan Minum Kopi di Malam Hari!
Meski kopi bisa meningkatkan fokus, mengonsumsinya terlalu malam bisa mengganggu tidur. Kandungan kafein bertahan lama di tubuh hingga berjam-jam setelah dikonsumsi. 
Akibatnya, tidur menjadi tidak nyenyak atau bahkan sulit tidur sama sekali. Ini tentu berdampak pada energi dan konsentrasi keesokan harinya.

Intinya, minum kopi itu boleh saja, tapi harus paham waktu tepatnya. Kopi tetap bisa menjadi teman terbaik sepanjang hari, asal tahu waktu dan cara menikmatinya. 

Maka dari itu, hindari kopi di pagi buta sebelum makan, dan jangan minum kopi mendekati jam tidur. Dengan begitu, kamu bisa tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.