Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensarri, Bank untuk Memfasilitasi Kredit Rakyat

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 06:11 WIB | Oleh:
Mensarri, Bank untuk Memfasilitasi Kredit Rakyat Doc: World History
Ket. Kuil Juno ( Hera ) di Agrigento.kuil Juno Moneta juga merupakan tempat pencetakan uang.

Mensarii yang yang berada dari kata mensa atau ‘bank’ dalam bahasa Latin, adalah bankir publik yang sangat dihormati. Mereka ditunjuk oleh negara dalam keadaan khusus, biasanya dalam periode kemiskinan umum, terutama selama periode perang.

Mereka bertugas membantu kaum plebeian atau rakyar jelata dalam mengatasi kesulitan ekonomi dan mencegah kerusuhan sosial. Pada zaman Roma kuno kaum plebeian yang menanggung utang (nexum) dapat menjadi budak ketika tidak dapat memenuhi kewajiban utang mereka yang jatuh tempo.

Mensarii pertama kali muncul pada tahun 352 sebelum masehi (SM). Quinqueviri mensarii, yang membentuk komisi beranggotakan lima orang, ditunjuk dan bank publik didirikan untuk mengatasi masalah utang warga negara.

Warga negara yang dapat memberikan jaminan dilindungi dari sumber daya publik oleh quinqueviri mensarii. Warga negara yang tidak dapat melakukannya, menyerahkan harta mereka kepada kreditor setelah pejabat publik melakukan penilaian yang dapat diandalkan.

Kemudian, Lex Minucia De Triumviris Mensariis disahkan pada tahun 216 SM yang menunjuk sebuah komisi yang terdiri dari tiga orang yang bekerja terus menerus hingga tahun 210 SM. Fungsinya sama dengan quinqueviri mensarii dan bahkan lebih luas.

Beberapa fungsi mensarii sebenarnya sama dengan argentarii dan bahkan pada zaman dahulu orang-orang mencampuradukkan keduanya. Misalnya, mensarii menyimpan simpanan (misalnya gaji prajurit), dan mereka menentukan nilai koin dan keasliannya.

Peran mensarii secara keseluruhan dianggap positif karena mereka mampu mengatasi masalah utang berlebih dalam ekonomi Romawi. Nama-nama beberapa mensarii seperti Gaius Duilius, Publius Decius Mus, Marcus Papirius, Quintus Publius dan Titus Emilius dikenal luas di dunia Romawi.

Nummularii adalah pejabat percetakan uang dan peran utama mereka adalah menguji kualitas koin baru. Mereka mengelola bank yang mengedarkan koin baru dan menerima koin lama atau asing untuk ditukar dengan koin baru. Sama seperti argentarii dan mensarii, mereka menguji keaslian koin terutama ketika transaksi melibatkan jumlah besar.

Banyak fungsi Nummularii yang sama dengan argentarii. Mereka melakukan penukaran uang untuk rekening mereka sendiri, menyimpan uang, meminjamkan uang, serta melakukan pembayaran atas nama klien mereka.

Nummularii juga melaksanakan penjualan terutama pelelangan properti sesuai dengan surat wasiat orang yang meninggal, melaksanakan pembayaran di tempat-tempat asing melalui bankir lokal, dan mereka menyimpan buku (kodeks) yang dapat digunakan sebagai bukti di pengadilan. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Trump Desak Putin dan Zelen...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.