Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

35 Daerah di Jateng Siap Memulai Program Sekolah Rakyat

2 Kamis, 17 Apr 2025, 14:15 WIB | Oleh:
35 Daerah di Jateng Siap Memulai Program Sekolah Rakyat 35 Daerah di Jateng Siap Memulai Program Sekolah Rakyat Doc: Koran Jakarta/Ist.
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyatakan kesiapan 35 kabupaten/kota di wilayahnya untuk memulai pelaksanaan program Sekolah Rakyat, yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menyampaikan bahwa seluruh daerah telah mengajukan usulan lokasi dan kini tengah menunggu hasil asesmen dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Informasi terakhir, proses asesmen oleh Kemensos terhadap lokasi-lokasi yang diajukan sudah dilakukan," ujar Sumarno di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/4).

Sumarno menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat ini ditujukan secara khusus bagi masyarakat miskin, dan pelaksanaannya akan diawasi ketat dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

“Kami sangat berharap masyarakat ikut memberi masukan dalam proses pendataan. Ini penting agar siswa yang diterima memang benar-benar dari kalangan yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Jawa Tengah akan menggunakan basis data kemiskinan dari Kemensos sebagai rujukan utama. 

Hal ini menjadi dasar untuk memastikan tepat sasaran dan mendukung tujuan utama pendirian sekolah rakyat, yaitu pengurangan angka kemiskinan di daerah.

Dikutip dari situs resmi Kemensos, program Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, yang dimulai Juli mendatang.

Proses seleksi peserta didik dan rekrutmen guru sudah dimulai sejak April 2025.

Seleksi calon siswa akan dilaksanakan secara ketat melalui sejumlah tahapan. 

Anak-anak yang berasal dari kelompok ekonomi terbawah—yakni masuk dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)—berhak mengikuti proses pendaftaran.

Setelah lolos seleksi administratif, calon peserta didik juga harus melalui tes potensi akademik, psikotes, kunjungan rumah, wawancara dengan orang tua, hingga pemeriksaan kesehatan.

Dengan persiapan matang dan kolaborasi antarpihak, Pemprov Jawa Tengah optimistis Sekolah Rakyat akan menjadi langkah konkret dalam membuka akses pendidikan yang merata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Indonesia Desak Russia Hent...
Olahraga
Setelah Menanti 14 tahun, A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.