Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produsen “Kaos Ajaib” Jepang Berniat Investasi di Indonesia  

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 18:59 WIB | Oleh:
Produsen “Kaos Ajaib” Jepang Berniat Investasi di Indonesia    Doc: Koran Jakarta
Ket. Takashi Sasaki bersama seorang relawan tengah membuktikan keajaiban kaos fungsional dari Jepang

JAKARTA- Sebuah perusahaan pakaian fungsional dari Jepang berniat investasi dengan mendirikan pabrik di Indonesia. “Itu rencana kami ke depan. Kami akan berproduksi di Indonesia,” kata Direktur Perwakilan, Relive Co.,Ltd, Takashi Sasaki, dalam keterangan pers, Rabu (16/4). 

Namun saat ini, kata dia, pihaknya baru menjajagi pasar Indonesia dengan meluncurkan sekaligus memasarkan produk Relive Wear. “Ini yang pertama kali. Bahkan pertama kali di Asia,” jelasnya.

Lantaran baru pertama kali, katanya, perusahaannya masih mencari distributor untuk pemasaran produk tersebut. “Kami masih mencari mitra yang berminat jadi distributor,” katanya.

Menurut Takashi, Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar ke-4 di dunia dan terbesar di Asia Tenggara yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan ekonomi yang stabil.

“Indonesia menjadi pasar berkembang yang sangat menjanjikan dengan peringkat PDB terbesar kelima di antara negara-negara ASEAN,” kata Takashi.

Ia berpendapat, sekalipun peringkat PDBIndonesia lebih rendah darinegara-negara Asia Tenggara, sepertiSingapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand, jumlah penduduknya terbesar ke 4 dunia.

“Itu artinya Indonesia mempunyai pasar tumbuh dan terbuka bagi pebisnis seperti pakaian sehat, karenaseiringkemajuan pembangunan infrastruktur, masih banyak orang yang bekerja di sektor yang membutuhkan tenaga fisik besar, seperti pertanian, kehutanan, konstruksi, dan manufaktur.” 

Hal ini, katanya, menyebabkan masalah kesehatan masyarakat yang serius, seperti nyeri pinggang, pegal di bahu, dan kelelahan kronis yang terus menumpuk. Dengan memakai kaos ajaib, kaos kesehatan yang sudah memasyarakat kepada warga Jepang, akan dapat membantu meningkatkan roduktifitas pekerja dan otomatis dapat menngkatkan pendapatannya.

Ia menjelaskan Relive Co Ltd selaku perusahaan yang mengembangkan dan menjual pakaian fungsional, memilih Indonesia — salah satu negara yang paling bersahabat terhadap Jepang —  sebagai lokasi peluncuran pertama untuk ekspansi global, dengan membawa semangat untuk “berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat dunia” melalui produk Relive Wear .

Smentara itu, Richard Susilo, CEO Office Promosi Japan menambahkan, sejak diluncurkan produk kaos sehat di Jepang pada tahun 2017, seri Relive Wear telah terjual lebih dari 2,3 juta potong, dan akan naik sejalan dengan gencarnya perluasan jaringan pemasaran. Relive Wear telah dipakaioleh banyak orang, termasuk lansia, pekerja fisik, pekerja perawatan, dan atlet.

"Kami percaya bahwa mengenakan pakaian fungsional dapat melancarkan sirkulasi darah dan membantu orang merasa lebih nyaman serta menjaga kondisi tubuh sehari-hari.," katanya.

Di masa depan, Indonesia akan menjadi basis penting untuk ekspansi kami di Asia, dan kami akan melanjutkan upaya kami dengan tujuan untuk berkontribusi kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja melalui Relive Wear .

Takashi Sasaki terlahir dengan kondisi tubuh yang lemah sejak kecil dan dipaksa pensiun setelah bekerja, Sasaki memutuskan pada usia 55 tahun untuk menjadikan 'cara untuk sembuh' sebagai kariernya. Terinspirasi  dari seni bela diri Tiongkok, ia mengembangkan Relive Wear untuk berkontribusi pada kesehatan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.