Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penting Deteksi Dini Pembengkakan Pembuluh Darah di Otak

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 22:24 WIB | Oleh:
Penting Deteksi Dini Pembengkakan Pembuluh Darah di Otak Doc: ANTARA/Ganet Dirgantoro
Ket. Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS (K) atau akrab dipanggil Dr. Joy tengah berbincang-bincang tentang aneurisma atau pembengkakkan pembuluh darah otak yang dapat mengakibatkan stroke apabila pecah.

JAKARTA - Banyaknya kasus pecahnya pembuluh darah otak yang menimpa usia produktif mengingatkan pentingnya untuk mendeteksi lebih dini adanya pembengkakan pembuluh darah di otak, kata Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS (K).

"Kota sibuk seperti Jakarta membuat masyarakat terutama kalangan muda abai terhadap adanya kelainan pada pembuluh darah otak yang berakibat fatal apabila pecah," kata dokter yang akrab dipanggil Dr. Joy itu di Jakarta, Rabu (16/4).

Menurut Dr. Joy disela-sela pemberian penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas gelar Doktor (S3) tercepat dari University of Helsinki, Finlandia, yakni hanya butuh waktu 18 bulan 12 hari, banyak pasien yang ditangani di Indonesia dalam kondisi sudah pecah pembuluh darah otak.

Padahal penanganan pasien stroke (pembuluh darah pecah) tentunya membutuhkan waktu untuk pemulihan dan terkadang hasilnya tidak sempurna.

Di University of Helsinki, Dr. Joy mendalami bidang aneurisma otak. Aneurisma otak adalah tonjolan atau pembengkakan pada pembuluh darah di otak. Jika benjolannya pecah, maka bisa terjadi kejang, hilang kesadaran, stroke, hingga kematian.

Berdasarkan statistik, Finlandia adalah salah satu negara dengan kasus aneurisma otak tertinggi di dunia. Ini menjadi salah satu alasan mengapa Dr. Joy menuntut ilmu tentang aneurisma otak di negara Eropa tersebut.

"Di Finlandia, saya mendalami penyakit aneurisma otak. Kenapa di Finlandia? Karena negara ini salah satu negara dengan penyakit aneurisma terbanyak, jadi ilmu tentang aneurisma di sana berkembang pesat," katanya.

Finlandia juga memiliki dokter bedah saraf yang legendaris, yaitu Prof. Juha Hernesniemi yang sudah menangani lebih dari 16.000 operasi otak. Menurut Dr. Joy, dirinya berkesempatan langsung untuk belajar dari Prof. Juha.

"Saya berjanji pada Prof. Juha bahwa saya akan belajar dengan baik di Finlandia. Jadi saya akan bawa pulang ilmu ini dan memberikannya kepada masyarakat di Indonesia," katanya.

Sempat menempuh pelatihan neurovaskular di Korea Selatan, Dr. Joy menyebutkan bahwa di Indonesia hampir 90 persen pasiennya datang dalam kondisi aneurisma yang sudah pecah sehingga sudah terjadi kegawatdaruratan.

Sementara itu di Finlandia, pasien aneurisma yang datang ke dokter sebagian besar belum mengalami pecah.

Selisihnya signifikan antara Indonesia dan Finlandia dalam hal deteksi dini aneurisma. Padahal, aneurisma yang ditangani sebelum pecah, kesempatan sembuhnya jauh lebih tinggi dibanding jika sudah pecah.

"Saya harap kedepannya Indonesia dapat mengikuti Finlandia dalam hal angka deteksi dini aneurisma yang tinggi," kata ahli dari Mandaya Royal Hospital Puri itu.

Hingga kini Dr. Joy telah menangani lebih dari 1.000 pasien aneurisma otak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.