Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kajari Palembang Menyatakan Pengguna Narkoba Wajib Direhab

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kajari Palembang Menyatakan Pengguna Narkoba Wajib Direhab Doc: ANTARA
Ket. Kajari Palembang Hutamrin di Palembang, Rabu (16/4/25).

PALEMBANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palembang Hutamrin menyatakan berdasarkan instruksi Jaksa Agung disebutkan pemakai atau pengguna narkoba diwajibkan menjalani proses rehab melalui program Restoratif Justice, sementara bandar dan pengedar dihukum maksimal.

Hutamrin dijumpai setelah acara pemusnahan barang bukti di Palembang, Rabu(16/4), mengatakan upaya ini dilakukan mengingat tingkat perkara narkotika yang semakin tinggi dan terus bertambah.

"Ini sesuai perintah Jaksa Agung," kata dia.

Ia mengatakan angka perkara narkotika semakin tinggi sehingga penegakan hukum harus jelas dan terarah agar terjadi penurunan kasus.

"Pengguna atau pemakai bisa sembuh asal penanganannya benar, kita berantas bandar dan pengedarnya, pemakai kita rehab," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hutamrin juga mengimbau kepada masyrakat agar sadar hukum sehingga menghindari penyalahgunaan narkoba. Sementara, bagi yang sudah terlanjur diharapkan segera bertobat.

"Untuk bandar diingatkan agar kembali ke jalan yang benar sebelum ditindak tegas dan dijatuhi pidana maksimal. Kami tak main main, masyarakat harus melek hukum, agar ruang gerak peredaran narkotika semakin sempit dan jumlah perkara menurun," kata dia.

Sementara itu, pada pemusnahan barang bukti periode 2024 hingga 2025 itu, Kejaksaan Negeri Palembang memusnahkan sabu-sabu seberat 7 kilogram, inek 175 butir dan ganja 413,266 gram, juga dimusnakan alat kejahatan lainnya seperti senjata api 5 buah, senjata tajam 2 buah, obat obatan golongan 1 atau obat keras. Kemudian, minuman keras 4.136 botol dan berbagai merek hingga obat herbal tak berizin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.