Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono: Dana KLB untuk Taman Akan Digunakan Secara Transparan

📅 Senin, 14 Apr 2025, 19:40 WIB | Oleh:
Pramono: Dana KLB untuk Taman Akan Digunakan Secara Transparan Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin (14/4).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya akan menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) untuk penataan taman yang dibuka selama 24 jam secara transparan.

"Hal yang berkaitan dengan KLB, memang saya ingin transparan, terbuka. Apapun administrasi dan pemerintah Jakarta harus lebih terbuka," kata Pramono di Jakarta, Senin.

Pramono juga mengatakan penggunaan KLB untuk program penataan taman 24 jam akan dilakukan secara cepat. Penggunaan KLB akan sepenuhnya diperuntukkan bagi warga Jakarta.

"Sehingga, KLB yang bertele-tele atau SLF (sertifikat laik fungsi) yang bertele-tele, saya akan percepat. Itu berapa pun yang dihitung dari KLB sepenuhnya digunakan untuk kepentingan masyarakat," kata Pramono.

Sebelumnya, Pramono menyampaikan akan membuka sejumlah taman di Jakarta selama 24 jam.

Anggaran penataan taman tidak menggunakan APBD, melainkan dana koefisien lantai bangunan (KLB) pihak swasta, seperti era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pembangunan menggunakan denda atau kompensasi KLB pertama kali digunakan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Adapun beberapa taman yang akan dibuka 24 Jam itu adalah Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pramono mengatakan keputusan membuka selama 24 jam tersebut dilakukan seiring dengan rencana menjadikan kawasan Blok M sebagai ibu kota ASEAN.

Penataan yang akan dilakukan di antaranya perapian area parkir dan renovasi toilet. Selain itu, Pemprov DKI akan menambahkan sarana jogging track di taman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.